Pengiat Dunia Maya Sepakat Perangi Terorisme

208

redaksi.co.id – Pengiat Dunia Maya Sepakat Perangi Terorisme

, YOGYAKARTA – Para blogger dan pegiat media sosial sepakat memerangi paham aliran keras yang berujung tindak terorisme. Paham yang disebarkan melalui laman Internet dan media sosial harus dihindari.

Para blogger juga mengkampanyekan supaya konten yang menghasut dan mengundang permusuhan dihindari.

Rekan-rekan sesama blogger supaya menyebarluaskan antipaham terorisme, kata salah satu blogger dari Balikpapan, Bambang Herlandi, Kamis 29 Oktober 2015.

Kelompok teroris, kata dia, memanfaatkan dunia maya dengan menyebarkan ajaran kebencian, mengkafirkan, dan mengajak ke arah permusuhan. Menurut Bambang, mereka menyebarkan paham melalui Facebook, Twitter, YouTube, dan media lain. “Pengguna Internet rata-rata adalah anak muda, target mereka itu sangat mengena,” ujarnya.

Pakar sosial media, Nukman Luthfie, mengatakan lebih dari 60 persen pengguna Internet adalah kaum muda yang rentan dipengaruhi paham keliru. “Emosi bisa dibangkitkan melalui video di YouTube, mata melihat dan telinga mendengar,” kata dia.

Adapun pakar teknologi informasi dari Institut Teknologi Bandung, Onno W. Purbo, menyarankan agar para peretas diundang ikut memerangi paham radikal terorisme. “Mereka (peretas) memiliki kemampuan, ide, serta gagasan dengan pola serangan, pertahanan, dan forensik. Tiga hal itu wajib dikuasai pada hacker,” ujarnya.

Kepala Badan Nasional Pemberantasan Terorisme Komisaris Jenderal Saud Usman Nasution menyatakan akan merangkul semua pihak dalam upaya melakukan deteksi dini penyebaran maupun perekrutan teroris.

MUH. SYAIFULLAH

(red/udianto/R)

loading...

Comments

comments!