Polisi Nepal Tembak Mati Pengunjuk Rasa India di Perbatasan

redaksi.co.id - Polisi Nepal Tembak Mati Pengunjuk Rasa India di Perbatasan BIRGUNJ -- Seorang pria India tewas setelah polisi Nepal menembak ratusan pengunjuk rasa yang memblokir...

16 0

redaksi.co.id – Polisi Nepal Tembak Mati Pengunjuk Rasa India di Perbatasan

BIRGUNJ — Seorang pria India tewas setelah polisi Nepal menembak ratusan pengunjuk rasa yang memblokir perbatasan Nepal dengan India, Senin (2/11).

Polisi mencoba untuk membubarkan blokade, yang memotong jalur pasokan bahan bakar dan barang-barang lainnya, ketika para demonstran menyerang sebuah pos polisi di Birgunj. Laporan mengatakan pria itu ditembak di kepala dan kemudian meninggal di rumah sakit. Pengunjuk rasa tewas diidentifikasi sebagai Ashish Kumar Ram, dari Raxaul di negara bagian Bihar India, kata para pejabat setempat seperti dikutip dari laman BBC, Selasa (3/11).

Kepala polisi setempat Rajubabu Shrestha mengatakan bahwa pengunjuk rasa telah memasuki wilayah Nepal dari India kemudian melempar batu. Dia menambahkan, tujuh pengunjuk rasa dan sembilan polisi terluka.

Juru bicara Kementerian dalam negeri Nepal Laxmi Dhakal, mengatakan, dua warga India ditangkap setelah mereka mencoba untuk menghalangi polisi yang sedang memindahkan tenda di perbatasan. Sementara itu, pemerintah India mengaku, pihaknya sangat prihatin terjadinya peristiwa tersebut.

“Penyebab yang mendasari kondisi konfrontasi saat ini perlu ditangani oleh pemerintah Nepal secara kredibel dan efektif,” kata kementerian luar negeri India.

Para demonstran, terutama dari kelompok minoritas dataran rendah di selatan, marah dengan konstitusi baru Nepal. Komunitas dari dataran rendah percaya bahwa usulan provinsi baru Nepal akan menyebabkan marjinalisasi politik mereka. Kritik ini telah menyebabkan bentrokan di sekitar Nepal sejak Agustus 2015 yang mengakibatkan puluhan orang tewas.

Polisi Hobindra Bogati mengatakan lebih dari 200 truk dan kendaraan lainnya telah menyeberang dari Birgunj, Nepal, ke Raxaul dan banyak kendaraan mengantre. Tapi, di sisi India, ribuan truk belum bisa menyeberang ke Nepal selama hampir dua bulan. Laporan-laporan mengatakan truk membawa bahan bakar dan barang lainnya ke Nepal masih diblokir oleh pejabat bea cukai India.

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!