Pajang Video Polisi Pukul GoJek, Artis Dwi Andhika Sindir Polisi?

redaksi.co.id - Pajang Video Polisi Pukul GoJek, Artis Dwi Andhika Sindir Polisi? - Dugaan pemukulan oleh oknum polisi terhadap pengemudi GoJek bikin heboh media sosial.Kabar...

63 0

redaksi.co.id – Pajang Video Polisi Pukul GoJek, Artis Dwi Andhika Sindir Polisi?

– Dugaan pemukulan oleh oknum polisi terhadap pengemudi GoJek bikin heboh media sosial.

Kabar ini direspon oleh seorang artis populer Dwi Andhika melalui akun Instagram miliknya, Senin (9/11/2015).

Melalui akun resmi miliknya, Dwi Andhika memajang video seorang pengemudi GoJek dikerubuti beberapa polisi.

Seorang di antaranya terlihat memukul kepala GoJek.

YOUTUBE – Aksi pengeroyokan pada pengemudi GoJek terekam video.

Rekaman tersebut hanya berdurasi beberapa detik saja namun hal ini memperlihatkan bagaimana seorang warga negara dianiaya oknum aparat.

Apakah Dwi Andhika menyindir polisi?

Lihat status yang ia tulis berikut ini di samping video yang ia posting di Instagram.

“Yang terlihat oleh saya adalah: ini pengeroyokan dan kekerasan !!! masalah apapun yang terjadi di lokasi kejadian . apakah PANTAS seperti ini ????”

“Kekerasan fisik sekecil apapun baik itu menyetuh, tetap saja itu kekerasan! justru kepintaran kita di uji disaat kita ber adu argument tanpa ada kekerasan !!”

“Dan dari situ kita tahu dari mana kita berasal ! saya ngomong gini bukan untuk pihak tertentu tapi lebih ke per orangan yang masih belum sadar kalau kekerasan itu sangat tidak boleh sekecil apapun kekeran itu apalagi besar ! sekali lagi ini PERORANGAN.”

Melalui status itu Dwi Andhika kritisi aksi kekerasan yang terjadi seperti yang terlihat dalam tayangan tersebut.

Ia menekankan pada adu fisik yang dilakukan oleh oknum perorangan.

Dwi Andhika tak menyebut institusi namun menekankan pada aksi perorangan yang ia nilai tak pantas.

Baru 34 menit ia posting, video di Instagram itu sudah menuai 1,283 likes dan ada 86 komentar dari netizen.

Sebagian besar komentar netizen ‘menghujat’ sosok berseragam yang mengeroyok dan juga yang memukul pengemudi GoJek

Tanggapan Polda Metro soal video yang beredar

Menanggapi video yang beredar itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal mengungkapkan, kejadian itu berlangsung pada Sabtu (7/11/2015) di daerah Pamulang, Tangerang Selatan.

Menurutnya sebelum ada pengemudi GoJek yang dihampiri polisi, ada tujuh sepeda motor dari arah Pamulang melaju ke arah Parung.

“Salah satu dari tujuh sepeda motor itu tidak menyalakan lampu utama. Padahal, harusnya, berdasarkan aturan, siang hari tetap harus nyala lampu utamanya.”

“Maka dari itu, kami berhentikan dan kami tilang,” kata Iqbal melalui keterangannya kepada pewarta, Minggu (8/11/2015) sore.

KOMPAS.COM/ICHA RASTIKA – Pengemudi GoJek di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2015).

Saat polisi akan menindak salah satu pengemudi yang melanggar, rekan pengemudi Go-Jek lainnya tidak terima dan protes kepada polisi.

Namun, protes yang disampaikan dinilai tidak patut karena si pengemudi Go-Jek menyampaikan kata-kata kasar.

“Yang bersangkutan sambil mengucapkan kata-kata sengkek atau tidak sopan kepada petugas.”

“Meski demikian, penilangan tetap kami lakukan,” tutur Iqbal.(*)

(red/atno/wi/anto/RDS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!