Alasan Putin Jadi Orang Paling Berkuasa di Dunia

redaksi.co.id - Alasan Putin Jadi Orang Paling Berkuasa di Dunia Presiden Rusia Vladimir Putin dinobatkan sebagai sebagai orang paling kuat dan berkuasa di dunia dalam tiga...

96 0

redaksi.co.id – Alasan Putin Jadi Orang Paling Berkuasa di Dunia

Presiden Rusia Vladimir Putin dinobatkan sebagai sebagai orang paling kuat dan berkuasa di dunia dalam tiga tahun berturut-turut.

Tahun 2015 ini, Putin kembali menunjukkan kedigdayaannya. Oleh Forbes, Putin dinobatkan sebagai sosok paling berkuasa.

Kiprah pria kelahiran 7 Oktober 1952 ini di dunia internasional tidak diragukan lagi.

Dia mengalahkan pemimpin negara seperti Presiden AS Barack Obama (peringkat 3) dan Kanselir Jerman Angela Merkel (2).

Atau Presiden Cina Xi Jinping (5), Perdana Menteri Inggris David Cameron (8), Perdana Menteri India Narendra Modi (9), dan Raja Saudi Salman (14).

Putin adalah politikus berkebangsaan Rusia yang menjabat sebagai Presiden Rusia sejak tanggal 7 Mei 2012.

Sebelumnya, Putin pernah menjadi Presiden Rusia periode 20002008 serta Perdana Menteri Rusia periode 19992000 dan 20082012. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Partai Rusia Bersatu.

Forbes mencatat kiprah Putin dalam setahun belakangan ini yang sungguh luar biasa. Oktober lalu, Putin melakukan perang dengan membom pusat-pusat ISIS di Suriah.

Dia berhasil melemahkan Presiden Assad, membuat AS dan NATO terlihat lemah di wilayah tersebut. Dengan kata lain, Putin berhasil membangun kembali pengaruh Rusia di luar negeri.

Sanksi internasional yang ditetapkan setelah ia merebut Crimea dan melancarkan perang di Ukraina, itu pun tak mampu meredam dan menggoyah kekuasaannya.

“Dia membuktikan dari satu dari sedikit orang yang kuat dan bisa melakukan apapun yang dia inginkan,” begitu tulis Forbes.

Orang kedua paling berkuasa di dunia diduduki oleh seorang perempuan paling kuat yakni Angela Merkel, Kanselir Jerman.

Markel naik dari ranking lima pada tahun lalu.

Merkel adalah tulang punggung 28 anggota Uni Eropa dan tindakannya yang menentukan berurusan dengan masalah pengungsi Suriah dan krisis utang Yunani yang membuatnya layak diposisi kedua.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama jatuh satu tingkat pada daftar tahun ini ke rangking ketiga.

Tidak ada keraguan bahwa Amerika Serikat tetap sebagai negara yang paling berkuasa di ekonomi, budaya, diplomatik, teknologi dan militer terbesar di dunia.

Tetapi memasuki tahun terakhir kepresidenannya, Obama terlihat pengaruhnya berkurang. Tampak pengaruhnya kalah bersinar dengan Putin atas polemik di Timur Tengah.

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!