Batam Masih jadi Barometer Atlet Bulutangkis

372

redaksi.co.id – Batam Masih jadi Barometer Atlet Bulutangkis

BATAM – Atlet-atlet bulutangkis Batam menyapu bersih semua 15 gelar pada penyelenggaraan final Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis Kepri 2015 yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Banda Baru, Sei Panas, Batam, Sabtu (7/11) kemarin.

Pada final kejuaraan bergengsi, tidak ada satupun atlet dari luar Batam yang mampu merangsek. Semua finalis diiisi oleh pebulutangkis Batam.

Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kepri, Sukriyadi pun harus mengakui bahwa Batam masih menjadi barometer bulutangkis di Kepri.

“Kedepannya, kami akan berusaha untuk membangkitkan kembali bulutangkis yang ada di daerah sebagai program jangka panjang PBSI Kepri,” tuturnya seperti dikutip dari Batam Pos (), Senin.

Tiga pebulutangkis Batam, yakni Fahmi Fathurrahman, M Fadil Ramadani, dan Meyske Paulina Kansil menjadi bintang dalam kejuaraan ini karena berhasil merebut dua gelar sekaligus.

Fahmi jadi juara di tiga kategori sekaligus, sedangkan Meyske dan M Fadil menjadi juara di dua kategoriDi final tunggal remaja putra, Fahmi mengalahkan Rezi Saktiva, 21-13 dan 21-11.

Namun, di final ganda remaja putra, mereka berpasangan dan mengandaskan ganda lainnya, Aldo Kaban dan Prayetno Tri Setiawan, 21-18 dan 21-8.

Dan di ganda campuran remaja, Fahmi yang berpasangan dengan Anbiya Resti Cendani mampu menundukkan pasangan Prayetno Tri Setiawan dan Angel Christabel, 21-17 dan 21-8.

Sedangkan M Fadil Ramadani mengukir prestasi di final tunggal taruna putra dengan menundukkan Raymond Lie, 24-22 dan 21-13.

Dan yang uniknya, sama seperti pasangan Fahmi dan Rezi, Fadil dan Raymond tampil berpasangan di final ganda taruna putra dan mengalahkan Aditya Pranata dan Bahrul Ulum dengan rubber set, 23-25, 21-16 dan 21-19.

Atlet putri, Meyske Paulina Kansil mampu bersinar sebagai atlet bulutangkis putri. Di final tunggal pemula putri, Meyske mengalahkan Sesa Rahmawati, 21-17 dan 21-19.

Dan di final ganda pemula putri, berpasangan dengan lawan yang dikalahkannya, Sesa, ganda ini mampu mengubur impian Nesqy Anggrani dan Syifa Natasya Ruwanda Gultom menjadi juara dengan skor 21-9 dan 21-10.

Sukriadi sangat bangga dengan pelaksanaan turnamen ini yang berjalan lancar. Kedepannya Uki, panggilan akrabnya mengaku akan semakin mengintensifkan kompetisi-kompetisi untuk menambah jam terbang para atlet.

“Itulah tugas kami, agar semua merata di pembinaan.”

Sedangkan, tokoh masyarakat Batam yang hadir dalam final Kejurprov ini, Ria Saptarika mengaku sangat senang dengan kompetisi ini.

“Mungkin Kepri harus menjadikan olahraga sebagai salah satu destinasi wisata. Bukan hanya meningkatkan jumlah atlet berprestasi, tapi juga untuk pembangunan Kepri,” tutupnya.(leo)

(red//ur/sikin/MNA)

loading...

Comments

comments!