Cari Aman, Mulyadi Pilih Transaksi Narkoba di Masjid

redaksi.co.id - Cari Aman, Mulyadi Pilih Transaksi Narkoba di Masjid PALEMBANG --- Demi mencari aman serta menghindari polisi, Mulyadi (27), seorang kurir narkoba jenis sabu nekat...

32 0

redaksi.co.id – Cari Aman, Mulyadi Pilih Transaksi Narkoba di Masjid

PALEMBANG — Demi mencari aman serta menghindari polisi, Mulyadi (27), seorang kurir narkoba jenis sabu nekat melakukan transaksi di halaman Masjid.

Parahnya lagi, aksi bujangan ini bukanlah yang pertama kali, melainkan sudah yang kedua kalinya.

Namun, usahanya itu akhirnya harus dibayar mahal setelah dijebak Timsus Ditres Narkoba Polda Sumsel yang melakukan undercover buy di halaman Masjid Assa’adah Jalan Letnan Murod Kelurahan Srijaya Kecamatan Sukarami Palembang, Minggu (8/11) sekitar pukul 21.00.

Dari tangan tersangka warga Jalan Jenderal Sudirman Lorong Haziz RT 22/8 Kelurahan 20 Ilir D-IV Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang ini, polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu paket sabu sedang yang dibungkus plastik klip transparan seberat 10,63 gram senilai Rp 12 juta yang ditemukan di kantung celana jeans warna biru yang dikenakannya.

Ditemui saat dihadirkan pada gelar tersangka dan barang bukti di Polda Sumsel, Senin (9/11), tersangka Mulyadi mengaku, barang tersebut bukan miliknya, melainkan milik temannya berinisial AN (DPO). Sedangkan ia hanya bertugas menjadi kurir selama satu Minggu.

“Baru jadi kurir sabu. Selama seminggu baru lima kali saya mengantar sabu kepada pemesan. Namun, dari lima kali transaksi, sudah dua kali saya transaksi di masjid itu,” jelasnya.

Selama lima kali transaksi, dikatakan tersangka yang sehari-hari sebagai penjaga parkir ini, ia sudah memperoleh upah senilai Rp 1 juta. Jadi sekali transaksi ia dijanjikan upah sebesar Rp 200 ribu jika berhasil.

“Upah yang saya peroleh habis begitu saja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” terangnya.

Sementara itu, Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel, AKBP Syahril Musa menjelaskan, tersangka berhasil ditangkap setelah petugas menyamar menjadi pembeli yang awalnya memang telah dincar.

“Setelah kami geledah, kami menemukan sedikitnya satu paket sabu sedang senilai Rp 12 juta. Akibat ulahnya, tersangka bakal dijerat Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelasnya.

(red/ris/ahyudianto/AW)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!