Rossi Khawatir Permusuhan dengan Marquez Belum Berakhir

redaksi.co.id - Rossi Khawatir Permusuhan dengan Marquez Belum Berakhir Rivalitas Valentino Rossi dan Marc Marquez menodai jalannya balapan MotoGP 2015. Perseteruan mereka bermula saat Rossi dengan...

8 0

redaksi.co.id – Rossi Khawatir Permusuhan dengan Marquez Belum Berakhir

Rivalitas Valentino Rossi dan Marc Marquez menodai jalannya balapan MotoGP 2015. Perseteruan mereka bermula saat Rossi dengan terang-terangan menuding Marquez membantu Jorge Lorenzo dalam memenangkan balapan di Phillip Island, Australia.

Rossi berpendapat bahwa Marquez sengaja memperlambat laju motornya demi memuluskan langkah Lorenzo. Kebetulan, Lorenzo yang juga berasal dari Spanyol butuh banyak poin untuk menempel Rossi yang berada di puncak klasemen pembalap.

Derita Rossi bertambah karena bandingnya ke CAS ditolak dan harus start dari posisi paling terakhir.

Rossi kembali berang melihat aksi Marquez di seri terakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol. Dia menilai Marquez sengaja mengawal Lorenzo dan tidak berusaha memberi perlawanan hingga lap terakhir. Lorenzo pun akhirnya finis pertama dan berhasil menjadi juara MotoGP 2015. Sedangkan Rossi gagal juara meski mampu merangsek ke posisi 4.

Meski balapan musim ini sudah berakhir, Rossi khawatir rivalitasnya dengan Marquez belum berakhir. Menurut Rossi, permusuhannya dengan Marquez bisa saja berlanjut hingga ke musim berikutnya.

“Saya sangat bergairah dengan apa yang saya lakukan dan apa yang sudah terjadi tidak akan mengubah saya ke depannya,” kata Rossi seperti dilansir foxsportsasia.com.

“Saya tidak melihat masalah yang besar bila tetap satu tim (dengan Lorenzo) tahun depan.”

“Tapi saya sedikit khawatir dengan apa yang akan terjadi tahun depan, sebab dengan pembalap seperti Marquez, yang memutuskan tidak memenangkan laga demi mengalah ke seseorang, saya tidak tahu kapan itu akan berakhir,” beber pembalap yang juga dijuluki The Doctor tersebut.

Rossi mengaku sudah berusaha memberitahu petinggi lomba mengenai persekongkolan Marquez dan Lorenzo. Namun hal itu tidak diindahkan. “Mereka bilang itu, mustahil, dan ya kejadian lagi seperti itu,” beber pembalap asal Italia tersebut.

Meski kesal dengan tingkah Marquez, Rossi tetap menganggapnya sebagai masa depan MotoGP. Di usia yang baru 22 tahun, Marquez menurut Rossi punya cukup waktu untuk mengukir prestasi. “Marquez merupakan masa depan MotoGP,” kata Rossi.

“Dia (Marc Marquez) adalah talenta yang luar biasa, dia baru 22 tahun dan punya waktu yang penjang untuk meniti karinya.”

Rossi hanya menyesalkan kenapa Marquez menodai karirnya pada MotoGP 2015.

“Pekan ini dia berbohong, mengatakan dia akan melakukan apapun untuk mengalahkan Lorenzo sebab itu penting bagi Honda, tapi justru melakukan sebaliknya saat balapan. Saya pikir dia benar-benar menyakiti semua orang,” beber Rossi. (Rco/Tho)

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!