Presiden Italia Heran dengan Jokowi

redaksi.co.id - Presiden Italia Heran dengan Jokowi Presiden Italia Sergio Mattarella mengaku terheran-heran atas banyaknya pulau di Indondesia.Bahkan Presiden Italia mengaku salut terhadap Presiden Joko Widodo...

9 0

redaksi.co.id – Presiden Italia Heran dengan Jokowi

Presiden Italia Sergio Mattarella mengaku terheran-heran atas banyaknya pulau di Indondesia.

Bahkan Presiden Italia mengaku salut terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mampu memimpin negeri yang jumlah penduduknya sangat besar, yakni 250 juta jiwa orang.

“Seorang Presiden Italia Mattarella terheran-heran dengan banyaknya pulau di Indonesia dan memiliki jumlah penduduk yang sangat besar, 250 juta penduduk,” ucap Jokowi ketika memberikan sambutan pada peresmian beberapa kapal di Bangkalan sebagaimana dalam keterangan tertulis Tim Komunikasi Presiden Sukardi Rinakit, Selasa (10//11/2015).

“Bagaimana Presiden Widodo mengelola pulau sebanyak itu, betapa sulitnya?” ucap Presiden Jokowi menceritakan kebingungan Presiden Italia.

Kata Jokowi, banyak yang tidak menyadari bahwa 2/3 dari luas Indonesia itu adalah air dan terdapat 17 ribu pulau. “Kita sering lupa akan hal itu,” ucap Presiden

Mengingat hal itu, Jokowi sangat gembira hadirnya angkutan ternak yang memiliki kapasitas untuk 500 sapi.

Dengan itu, kata Jokowi, sapi dari Nusa Tenggara Tumur (NTT) tidak lagi diangkut dengan truk yang memiliki jarak yang sangat panjang.

“Kiriman sapi dari NTT pakai truk sampai di Jakarta sapinya lemas semuanya. Karena perjalanan yang sangat panjang dan posisi sapinya tidak pada posisi yang baik,” kata Jokowi.

Kapal Khusus Pengangkut Ternak KM Camara Nusantara1 yang diresmikan Presiden memiliki 500 ruang yang diberikan untuk sapi dan standarnya juga internasional. “Semua ada dan kita harapkan arus barang dan ternak dari lokasi provinsi bisa dipasarkan ke kota yang membutuhkan,” ucap Presiden.

Dengan harga angkutan murah, kata Presiden, sehingga semua bisa bersaing. “Kekalahan kita selalu pada harga angkutan sampai bisa masuk ke Jakarta,” ucap Presiden.

Harga angkutan yang murah menjadikan produk dalam negeri dapat berkompetensi karena biaya transportasi sangat murah. “Ini yang kita targetkan agar satu persatu bisa diselesaikan,” ucap Presdien.

Presiden menjelaskan bahwa kekalahan produk kita selalu pada biaya angkutan. “Sapi Australia bisa bersaing karena harga transportasi murah sekali,” ucap Presiden.

Siang itu Presiden meresmikan Kapal Khusus Pengangkut Ternak KM Camara Nusantara1, Kapal Perintis Tipe 750 DWT KM Sabuk Nusantara 56 dan Kapal Perintis Tipe 750 DWT KM Sabuk Nusantara 55.

“Sesuai dengan target kapal yang menghubungkan antar pulau disebut tol laut, satu demi satu sudah diresmikan,” ujar Presiden.

(red/ainin/adziroh/LN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!