10 Negara Paling Dermawan di Asia, Indonesia Posisi Berapa?

redaksi.co.id - 10 Negara Paling Dermawan di Asia, Indonesia Posisi Berapa? Penduduk di negara-negara Asia dikenal ramah dan baik. Sebuah lembaga bernama Charities Aid Foundation's World...

12 0

redaksi.co.id – 10 Negara Paling Dermawan di Asia, Indonesia Posisi Berapa?

Penduduk di negara-negara Asia dikenal ramah dan baik. Sebuah lembaga bernama Charities Aid Foundation’s World Giving Index (WGI) membuat peringkat negara-negara paling dermawan di Asia yang dikumpulkan oleh Gallup.

Dalam hal ini, lembaga tersebut melakukan survei dan studi berdasarkan 3 aspek yakni: membantu orang asing, menyumbangkan uang dan sukarela meluangkan waktu.

Dilansir dari Asian Ranking, Selasa (10/11/2015), ada 10 negara di Asia yang masuk daftar teratas (diurut dari terbwah hingga teratas). Posisi berapa Indonesia?

10. Filipina

Orang Filipina bangga akan keramahtamahan mereka. Mereka biasanya sangat mudah dan ramah untuk membantu orang asing, dan ini memang budaya mereka. Penduduk di negara yang beribukota Manila ini mendapatkan skor 41 dari WGI, yang mencakup aspek membantu orang asing 57 poin, menyumbangkan uang 27 poin, dan waktu sukarela 38 poin

9. Uzbekistan

Budaya penduduk di Uzbekistan bermcam-macam. Mereka punya kebanggaan dan kesabaran yang baik, dan orang sana pun dikenal senang jika membantu orang asing.

Skor yang didapat Uzbekistan dari menurut WGI adalah 42, Dalam hal membantu orang asing, Uzbek mendapatkan 58 poin, menyumbangkan uang 21 poin serta waktu sukarela 46 poin.

8. Tukrmenistan

Soal meluangkan waktu untuk membantu orang dengan sukarela, Turkmenistan berada di peringkat pertama. Kebanyakan orang di Asia Tengah berikrar untuk merelakan waktu, energi, talenta dan kreativitas untuk membantu sesama.

Karena itu, WGI memberikan poinn 43 yang mencakup, aspek waktu sukarela 53 poin, menyumbangkan uang 21 poin dan membantu orang asing 56 poin.

7. Thailand

Thailand dikenal punya penduduk yang ramah. Cara mereka mengucapkan salam kepada sesama pun terbilang unik dan tulus. Irtu sebabnya, WGI menempatkan Thailand di posisi ke 7 dengan poin 44. Soal aspek membantu orang asing, Thailand mendapatkan poin 38, memberikan uang 77 poin dan waktu sukarela 18 poin.

6. Iran

Orang Iran percaya bahwa tamu membawa penghargaan bagi kampung halaman mereka. Maka dari itu, mereka sangat ramah dan bahkan mengundang tamu untuk datang ke Iran, dan itu merupakan budaya mereka. Bahkan jika Anda meminta barang yang mereka miliki, mereka akan langsung memberikannya sebagai hadiah.

Atas dasar itu, Iran mendapatkan nilai 51, membantu orang asing 48 poin, menyumbangkan uang 66 poin dan waktu sukarela 40 poin.

5. Indonesia

Bukan rahasia lagi jika orang Indonesia baik dan ramah, dan mau membantu orang asing. Contoh sehari-hari, jika ada yang tersesat dan menanyakan jalan, orang Indonesia pasti memberi tahu informasi yang benar.

Atas dasar itu juga WGI memberikan poin 51 dengan rincian aspek membantu orang asing 48, menyumbangkan uang 66 poin dan waktu sukarela 40 poin.

4. Bhutan

Orang Bhutan dikenal karena kedermawanannya. Beberapa turis menyebut Bhutan sebagai ‘tanah murah hati’. Asian Ranking menyebut, saking ramah dan baiknya, jika Anda pergi ke Bhutan dan menetap, mereka akan membangunkan Anda rumah.

WGI memberikan Bhutan skor 53 atas aspek membantu orang asing 54 poin, menyumbangkan uang 63 poin dan waktu sukarela 43 poin.

3. Sri Lanka

Sri Lanka dikenal karena penduduknya yang ramah. Mereka tak sungkan untuak menyumabngkan uangnya untuk beberapa kondisi. Dalam WGI, Sri lanka mendapatkan skor 55, membatu orang asing 63 poin, dan meluang eaktu sukarela 41 poin.

2. Malaysia

Negara tetangga Malaysia menempati urutan kedua. Dalam hal membantu orang asing, WGI memberikan 63 poin. Orang Malaysia juga tak sungkan menyumbangkan uangnya sehingga MGI memberikan 60 poin, serta 41 poin dalam meluangkan waktunya.

1. Myanmar

Myanmar berada di posisi pertama karena orang sana sangat dermawan dalam menyumbang hartanya, menurut Gallup. Dari 10 orang di Myanmar mengikuti sekolah Budha yang hidup sebagai biksu dan didukung oleh budaya kedermawanan.

Secara keseluruhan, skor untuk Myanmar 64, dalam hal membantu orang asing 49 poin, menyumbangkan uang 91 poin dan waktu sukarela 51 poin. (Zul/Ndw)

(red/oudlon/R)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!