Anggota DPRD Sumut Chaidir Ritonga pasrah jadi tersangka KPK

redaksi.co.id - Anggota DPRD Sumut Chaidir Ritonga pasrah jadi tersangka KPK - Setelah Ketua DPRD Sumut Periode 2014-2019 Ajib Syah ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi...

9 0

redaksi.co.id – Anggota DPRD Sumut Chaidir Ritonga pasrah jadi tersangka KPK

– Setelah Ketua DPRD Sumut Periode 2014-2019 Ajib Syah ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), selang beberapa menit anggota DPRD Sumut Periode 20014-2019, Chaidir Ritonga juga ikut ditahan.

Dia diperiksa penyidik selama sepuluh jam. Chaidir ditahan terkait kasus suap anggota DPRD Sumut yang diprakasai Gubernur Non-Aktif Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Ketika keluar dari gedung antirasuah dia langsung dicecar para awak media. Namun, Chaidir hanya berharap kepada daerah Sumut untuk menjadi lebih baik lagi.”Saya patuh menjalani proses hukum di KPK. Saya akan ikuti sebaik-baiknya. Mudah-mudahan memberi kebaikan bagi daerah saya yang bertahun-tahun mengalami hal-hal seperti ini,”ucapnya lirik ketika ditemui didepan Gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/11).Ia juga berharap dengan ditetapkan sebagai tahanan menjadi nilai kebaikan bagi keluarga.”Kemudian, saya harap membawa kebaikan bagi saya dan keluarga. Dan mudah-mudahan tidak diulangi oleh yang lain,”tandasnya.Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati, menuturkan, Chaidir bakal ditahan di rutan Polda Metro Jaya. “Penahanan dilakukan untuk 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini Chaidir Ritonga akan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya,” kata Yuyuk.Diketahui, Chaidir Ritonga menerima suap dari Gubernur Non-Aktif Sumut, Gatot. Tidak hanya Chaidir Ritonga yang ditetapkan menjadi tahanan KPK, terdapat Ketua DPRD Sumut Periode 2014-2019 Ajib Syah, ketua DPRD periode 2009-2014 Saleh Bangun, Wakil Ketua DPRD Periode 2009-2014 Sigit Pramono Asri.Mereka berempat diduga menerima suap dan dijerat pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 uu 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat 1 dan pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

(red/ainin/adziroh/LN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!