Justin Bieber: #PrayForParis #PrayForJapan, Ada Apa dengan Jepang?

371

redaksi.co.id – Justin Bieber: #PrayForParis #PrayForJapan, Ada Apa dengan Jepang?

– Kondisi yang memprihatinkan ternyata tak hanya terjadi di Paris Prancis, namun juga Jepang. Akun Twitter resmi Justin Bieber mengingatkan hal ini, Sabtu (14/11/2015).

Justin Bieber melalui akun Twitter miliknya yang sudah terverifikasi oleh Twitter menulis status #PrayForParis #PrayForJapan.

Ada apa dengan Jepang?

Semua mata tertuju pada Paris tapi ternyata ada kejadian yang juga tak kalah memprihatinkan di Jepang.

Ternyata di Jepang ada gempa bumi berskala 7,0 SR yang berpotensi tsunami.

Berita ini diminta untuk disebarkan untuk peringatan dini.

Benarkah peringatan tsunami tersebut?

Mengutip dari situs Manila Bulletin dengan alamat situs www.mb.com.ph peringatan tsunami awalnya diumumkan dan netizen membuat viral dan menjadikan hastag #PrayForJapan makin mendunia.

Namun informasi terbaru semua peringatan tsunami untuk daerah pesisir Jepang telah dibatalkan.

Badan Meteorologi Jepang ( JMA ) menjelaskan bahwa tidak ada peringatan tsunami besar.

Pagi tadi gempa berkekuatan 7,0 SR menghantam pantai barat daya Jepang pagi tadi.

Sebelumnya, netizen berkampanye untuk semua orang untuk berdoa bagi Jepang.

Hastag #PrayForParis

Hastag ini masih menjadi trending topic dunia.

Tweet Justin Bieber #PrayForParis#PrayForJapan tersebut bahkan sudah di retweet sebanyak 53 ribu follower Justin Bieber dan ada 55 ribu likes untuk status tersebut.

Ini membuktikan akan seriusnya masalah yang terjadi di Paris, maupun sebelumnya soal dugaan tsunami.

Seluruh dunia mendoakan agar seranagn teroris di Paris bisa diatasi, pun demikian bencana alam besar (tsunami) yang diduga terjadi di Jepang juga menjadi perhatian netizen.

Korban serangan di Paris

Informasi terkini Dikutip Sydney Morning Herald sudah sekitar 153 orang dinyatakan tewas akibat serangan teroris di Prancis, Jumat (13/11/2015), dan 100 orang masih disandera.

Korban tewas dari serangan penembakan dan pemboman di gedung teater Le Bataclan, Stadion Stade de France, pusat perbelanjaan Les Halles, dan sejumlah jalanan Paris mengagetkan banyak orang.

Hingga berita diturunkan pelaku serangan masih belum bisa diringkus, pemerintah Prancis mengerahkan 1.500 pasukan untuk mengatasi hal ini.

Presiden Prancis Francois Hollande mengaku masih belum mengetahui siapa dan apa dalang di balik serangan itu.

“”Para teroris itu ingin agar kami (warga Prancis) ketakutan. Ini memang menakutkan, tapi untuk menghadapi teror kita harus tetap bersatu,” ucapnya.

Ia terus menekankan pasukannya masih terus melawan aksi teror ini.

Francois pun dikatakan sempat terancam, lantaran dirinya pada hari itu sedang berada di stadion Stade de France, di mana pertandingan sepakbola antara Prancis dan Jerman dilaksanakan.

Sebagai langkah pengamanan, sejumlah fasilitas umum di Paris ditutup dan warga diimbau agar tetap berada di rumah masing-masing, mengingat aksi penembakan di jalanan masih terus menelan nyawa.(*)

(red/ovi/riawan/NT)

loading...

Comments

comments!