5 Fakta Mengejutkan Soal ISIS

redaksi.co.id - 5 Fakta Mengejutkan Soal ISIS Kelompok radikal ISIS kembali menggemparkan dunia. Mereka melancarkan aksi teror keji di Ibukota Prancis, Paris.Akibat dari aksi ini, 129...

13 0

redaksi.co.id – 5 Fakta Mengejutkan Soal ISIS

Kelompok radikal ISIS kembali menggemparkan dunia. Mereka melancarkan aksi teror keji di Ibukota Prancis, Paris.

Akibat dari aksi ini, 129 orang jadi korban tewas. Sementar ratusan lainnya menderita luka-luka.

Lebih dari satu tahun ISISsudah menjelma jadi kelompok teror yang paling kejam. Aksi yang sarat kekerasan serta bertentangan dengan kemanusian kerap mereka lancarkan.

Meski sudah banyak hal mengenai ISIS diketahui, tetapi masih ada sejumlah fakta soal ISIS yang belum terungkap.

Berikut 5 fakta yang mengejutkan mengenai ISIS yang dilansir dari the richest, Senin (16/11/2015).

Pada 2015, ISIS dikabarkan berhasil merekrut 20 ribu anggota dari seluruh dunia. Lebih mengejutkan lagi, ISIS juga berhasil merektrut anggota perempuan.

Total anggota ISIS berasal dari 90 negara. 3.400 berasal dari negara-negara di Eropa. Dari laporan Prancis dan Rusia, 1.200 orang keluar dari perbatasannya untuk masuk kelompok radikal ini. Sementara Inggris dan Jerman 600 orang, Amerika 180 dan Kanada 130 orang.

Beberapa tahun lalu, Presiden AS Barack Obama mengatakan bahwa ISIS tidak akan seberbahaya Al-Qaeda. Namun, Obama harus menjilat ludahnya sendiri.

Saat ini, ISIS sudah berubah menjadi monster yang mengerikan. Jika dibandingkan dengan Al-Qaeda yang merupakan otak serangan 9/11, ISIS memang jauh lebih mengerikan dari mereka.

ISIS melancarkan propaganda melalui media sosial. Mereka bahkan dilabeli teroris yang paling lihal menggunakan sosial media.

ISIS juga diketahui mengerahkan beberapa ahli sosial media agar twitter, instagram, dan facebook mereka bisa maksimal dalam menyebarkan paham ekstremnya.

Saat perang Suriah pecah, ISIS menguasai tanah-tanah di Utara Irak dan Suriah. Saat ini mereka bahkan mengontrol tanah lebih banyak dari negara-negara dunia.

Meski mereka terus digempur di Tikrit, tetapi salah satu kota besar di Irak Mosul tetap mereka kuasai.

Sebelum merebut tanah dan ladang minyak, sumber pendanaan ISIS diduga kuat berasal dari negara barat. Bukan tanpa alasan pernyataan ini muncul.

Hal tersebut didasari faktor keinginan AS untuk menggulingkan Presiden Suriah Bashar Al-Assad. Mereka memberikan dana ke beberapa kelompok penenatang Assad. Sayangnya, sejumlah uang dari AS mengalir ke rekening ISIS.

(red/ris/ahyudianto/AW)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!