Isi Baterai Huawei Secepat Menikmati Secangkir Kopi

redaksi.co.id - Isi Baterai Huawei Secepat Menikmati Secangkir Kopi BEIJING -- Saat ini baterai ponsel yang tahan lama sudah menjadi kebutuhan utama bagi setiap pengguna gadget....

36 0

redaksi.co.id – Isi Baterai Huawei Secepat Menikmati Secangkir Kopi

BEIJING — Saat ini baterai ponsel yang tahan lama sudah menjadi kebutuhan utama bagi setiap pengguna gadget. Menjawab kebutuhan tersebut, perusahaan Cina Huawei mengembangkan baterai Lithium-ion yang dapat diisi kapasitas 50 persen hanya dalam waktu lima menit.

‘Segera, kita semua akan dapat mengisi penuh baterai secepat menikmati secangkir kopi,” dikutip dari Daily Mail, Ahad (15/11).

Huawei memamerkan teknologi baterai terbaru itu dalam acara Simposium Baterai ke 56 di Jepang. Baterai perangkat Huawei yang disebut berkapasitas 600 mAh dapat terisi sebanyak 68 persen dalam dua menit, sedangkan baterai berkapasitas 3.000 mAh terisi sebanyak 48 persen dalam lima menit pengisian. Teknologi ini dikembangkan Huawei Central Research Institute, melalui divisi Watt Lab. Dikatakan, teknologi ini lebih cepat dibanding teknologi quick charge lain, seperti Qualcomm Quick Charge dan Samsung Adapative Fast Charging.

Sebuah laporan berita di Huawei Fans blog menuliskan: ‘Huawei yakin bahwa terobosan pengisian baterai tercepat ini akan menyebabkan sebuah revolusi baru dalam perangkat elektronik, khususnya yang berkaitan dengan perangkat elektronik, khususnya berkaitan dengan ponsel, kendaraan listrik, perangkat wearable, dan pasokan listrik mobile.

Menurut Huawei, cara kerja baterai adalah mengikat heteroatom ke molekul grafit di anoda, yang bisa menjadi katalis untuk menangkap dan transmisi lithium melalui ikatan karbon. Heteroatom tersebut, meningkatkan kecepatan pengisian baterai tanpa mengurangi kepadatan energi atau daya tahan baterai.

Sebuah video yang dirilis oleh jaringan dan telekomunikasi perusahaan memamerkan teknologi menunjukkan bagaimana baterai dengan kekuatan 3.000 mAh dicopot dari salah satu ponsel dan ditempatkan di sebuah prototipe pengisian unit selama lima menit. Setelah itu, baterai kembali dipasang pada ponsel tersebut dan menunjukan 48 persen sudah terisi dari kondisi sebelumnya yang hampir kosong.

Sebagai perbandingan, awal tahun ini sebuah perusahaan Inggris mengungkapkan juga telah menciptakan prototipe kecil sel bahan bakar hidrogen bertenaga untuk iPhone 6, yang katanya membuat handset yang dapat bertahan selama seminggu tanpa pengisian ulang.

(red/oudlon/R)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!