Pembekuan PSSI, Pemerintah Terpaksa Menyerah?

redaksi.co.id - Pembekuan PSSI, Pemerintah Terpaksa Menyerah? Kementerian Pemuda dan Olahraga terancam menerima putusan banding Pengadilan Tata Usaha Negara (PTTUN) yang meminta mencabut pembekuan Persatuan Sepak...

10 0

redaksi.co.id – Pembekuan PSSI, Pemerintah Terpaksa Menyerah?

Kementerian Pemuda dan Olahraga terancam menerima putusan banding Pengadilan Tata Usaha Negara (PTTUN) yang meminta mencabut pembekuan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Itu terjadi lantaran instansi yang dipimpin Imam Nahrawi itu tak bisa mengajukan keberatan atau kasasi hingga sekarang. “Kami belum bisa kasasi karena pemberitahuan petikan putusan banding dari PTTUN belum kami terima,” kata Alfitra Salam, Sekretaris Kementerian Olahraga.

Kondisi ini bisa menuai masalah karena PTUN sudah mengeluarkan putusan banding pada 28 Oktober 2015. Adapun PSSI sudah menerima pemberitahuan putusan yang memenangkannya tersebut pada 5 November.

Sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 Mahkamah Agung, tenggat waktu pengajuan kasasi 14 hari setelah semua pihak yang bersengketa menerima pemberitahuan putusan tersebut.

Bila merujuk pada pemberitahuan yang diterima PSSI 5 November, tenggat waktu pengajuan kasasi berdasarkan hari kerja seharusnya berakhir hari ini, Selasa 17 November.

Bila lewat tenggat , pemerintah harus rela menerima pencabutan pembekuan PSSI. Alhasil, PSSI bebas dari sanksi yang sudah menderanya sejak 18 April 2015. “Jangan sampai waktunya sudah lewat dan Menpora dianggap lamban bersikap,” ujarnya.

Alfitra sudah memastikan bahwa surat pemberitahuan PTTUN itu tidak tercecer di kantornya. Ia telah memeriksa seluruh persuratan yang masuk sejak 5 November. Namun hasilnya hinil. Olehnya itu Afitra mengkonfirmasi langsung kondisi tersebut ke PTTUN.

Namun PTTUN, kata dia, ternyata belum melayangkan surat pemberitahuan tersebut. “Suratnya sudah ada tapi belum dikirim karena PTTUN menunggu tanda tangan pimpinannya,” ujar Yusuf Suparman, Tim Hukum Kementerian Olahraga.

Bila benar demikian, kata Yusuf, instansinya masih punya harapan untuk mengajukan kasasi. Sebab tenggat pengajuan kasasi selama 14 hari dihitung sejak menerima pemberitahuan putusan.

Kendati demikian, Yusuf tak bisa menyembunyikan kekhawatiran kondisi ini menjadi senjata baru bagi PSSI untuk menyerang instansinya. Itu karena pemberitahuan putusan selalu dilayangkan pengadilan secara serentak ke seluruh pihak yang bersengketa, “Jangan sampai kami dianggap lalai.” TRI SUHARMAN

(red/ainin/adziroh/LN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!