Namanya di Transkrip, Luhut: Takkan Saya Lacurkan Profesionalisme Saya!

redaksi.co.id - Namanya di Transkrip, Luhut: Takkan Saya Lacurkan Profesionalisme Saya! Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan mengelar jumpa pers khusus untuk menjelaskan...

9 0

redaksi.co.id – Namanya di Transkrip, Luhut: Takkan Saya Lacurkan Profesionalisme Saya!

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan mengelar jumpa pers khusus untuk menjelaskan posisinya terkait disebutnya namanya dalam transkrip percakapan antara petinggi Freeport, Ketua DPR Setya Novanto dan pengusaha MR soal lobi perpanjangan Freeport.

Transkrip rekaman itu beredar, terkait pelaporan Menteri ESDM Sudirman Said ke Mahkamah Kehormatan DPR.

Luhut menegaskan, ia tidak pernah terlibat dalam kasus perpanjangan izin PT. Freeport.

“Saya tidak salah, saya tidak ada bisnis satu peser pun dengan siapa pun dan itu janji pada diri dan istri saya. Selama saya menjadi pejabat negara, tidak akan saya melacurkan profesionalisme saya, ingat itu!” kata Luhut di kantornya pada Kamis, 19 November 2015.

Luhut mengatakan tidak ada rencana hukum soal tuduhan dirinya terlibat dalam kasus perpanjangan Freeport.

Pemerintah, kata Luhut, juga bersikap tegas tidak akan memperpanjang kontrak Freeport sebelum masa kontrak berakhir.

“Sikap Presiden tetap tidak akan pernah memperpanjang Freeport sebelum 2019. Desakan untuk memperpanjang itu ada dari sana-sini, tapi itu jelas tidak bisa dilakukan.”

Luhut justru mengusulkan bahwa Freeport bisa dikembalikan ke pemerintah. Mungkin saja, kata dia, pemerintah bisa menunjuk Antam sebagai mitra atau pemegang utama untuk mengelola Freeport.

Ia juga menegaskan tidak pernah terlibat dalam negosiasi perpanjangan kontrak.

“Pencatutan itu kan sah-sah saja, mau diapain, masa saya bisa menjamin orang mau ngomong apa. Yang penting pemerintah punya sikap jelas,” kata Luhut.

Namun demikian, ujar Luhut, pemerintah meminta Freeport memenuhi royalti, lokal konten, dan pemberdayaan masyarakat di lokasi Freeport.

Selain itu, masalah pembagian saham, Luhut tidak setuju jika saham Freeport diberikan kepada siapa pun sebelum kontraknya berakhir. DANANG FIRMANTO

(red/ainin/adziroh/LN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!