Marquez Pertahankan Nomor Telepon Lama Meski Sering Dapat Teror

redaksi.co.id - Marquez Pertahankan Nomor Telepon Lama Meski Sering Dapat Teror - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez memutuskan untuk tetap mempertahankan nomor telepon genggam miliknya....

35 0

redaksi.co.id – Marquez Pertahankan Nomor Telepon Lama Meski Sering Dapat Teror

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez memutuskan untuk tetap mempertahankan nomor telepon genggam miliknya. Meski beberapa waktu lalu, dia mengalami serangkaian teror. Seseorang dengan nomor tak dikenal mengancam keselamatannya.

Dilansir El Pais, teror melalui telepon buat Marquez pertama kali terjadi pada satu hari setelah selesai balapan MotoGP di Valencia. Teror berulang, dan terus muncul dalam sepekan terakhir. Marquez memilih untuk mematikan panggilan telepon tersebut.

Penasaran dengan apa keinginan si peneror, pebalap berusia 22 tahun itu sempat menelpon balik peneror.

Marquez sudah melapor ke kantor Keamanan Sipil. Setelah diselidiki, ternyata nomor telepon seluler Marquez sudah dipublikasikan di sebuah blog di Internet.

Pebalap nomor 93 itu mendapat saran untuk mengganti nomor telepon genggamnya namun, juara dunia MotoGP 2013 dan 2014 tersebut menolaknya.

Dia memilih mengabaikannya hingga ancaman tersebut berhenti sendiri. Dia juga merasa tak takut menghadapi teror seperti itu.

“Lebih mempertimbangkan agar semakin berkurang dan ini tidak membuat takut,” kata Marquez dilansir El Pais.

Sedikitnya sudah ada dua nomor telepon yang dicatat sebagai telepon dari peneror Marquez. Kedua nomor telepon itu sempat ditelepon balik.

Teror itu disebut-sebut terkait dengan persaingan Marquez dengan Valentino Rossi di arena lintasan balap MotoGP.

Marquez dianggap turut membantu Jorge Lorenzo dan jadi pengawal di lintasan balap sehingga Lorenzo bisa menjadi juara dunia 2015.

Karena terikat kontrak, pada hari Senin lalu, Marquez harus datang ke Italia untuk ikut hadir sebagai bintang tamu pada acara pameran otomotif EICMA 2015 di Kota Milan.

Pebalap Repsol Honda itu harus menghadapi risiko berhadapan dengan para penggemar berat Valentino Rossi di Italia. Tak cuma itu, Marquez juga harus siap bertemu dengan pers Italia.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah balapan di Sepang, Marquez pernah bermasalah dengan jurnalis Italia. Keluarganya terlibat perselisihan dengan dua orang kru media Italia di rumah Marquez.

Sempat ada kekhawatiran terjadi sesuatu yang tidak diinginkan saat di Italia. Namun kenyataannya, tak terjadi apa-apa.

Di Italia, Marquez merasa aman-aman saja. Bahkan sejumlah penggemar Rossi pun tetap menyambut kedatangannya dengan hangat. Beberapa di antaranya tetap meminta tanda tangan dan foto bersama.

Sehingga Marquez mengaku tak perlu merasa risau dengan teror yang diterimanya lewat telepon itu. Lagi pula, semakin lama teror itu semakin berkurang.

(red/aini/J)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!