Panitia Kongres HMI Sangkal Tak Sediakan Akomodasi

redaksi.co.id - Panitia Kongres HMI Sangkal Tak Sediakan Akomodasi Ribuan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengamuk di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Massa mahasiswa yang berasal dari...

35 0

redaksi.co.id – Panitia Kongres HMI Sangkal Tak Sediakan Akomodasi

Ribuan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengamuk di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Massa mahasiswa yang berasal dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Ambon dan Sorong ini marah lantaran tidak disediakan penginapan dan akomodasi oleh panitia penyelenggara Kongres HMI ke-29 di Pekanbaru.

Namun Ketua Nasional Kongres HMI ke-29 Fatharyanto mengaku persoalan penginapan dan akomodasi sudah selesai.

Dia membantah panitia tidak memberikan pelayanan terhadap kader pengembira kongres yang datang dari daerah.

Hanya saja, kata dia, panitia beberapa hari ini terfokus penyambutan peserta inti kongres HMI.

“Pelayanan tetap kita berikan, tadi malam sudah ada titik temu, mereka sudah kita berikan penginapan,” katanya.

Fatharyanto menyebutkan, para kader sudah diinapkan di beberapa hotel dan penginapan.

“Kami juga bekerja sama dengan persatuan masyarakat Sulawesi Selatan untuk menampung mereka,” ujarnya.

Kongres HMI ke-29 di Pekanbaru sejak awal menimbulkan polemik di tengah masyarkat.

Acara yang berlangsung pada 22 hingga 26 November itu mendapat kucuran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Riau (APBD) Riau sebesar Rp 3 miliar.

Secara total, kongres HMI menelan biaya hingga Rp 7 miliar.

Panitia mengaku memperoleh anggaran dari para alumni, Pengurus Besar dan bekerja sama dengan pemerintah.

“Kami juga bekerja sama dengan maskapai Lion Air untuk transportasi peserta kongres,” ujarnya.

Kongres HMI menelan APBD hingga Rp 3 miliar dari APBD Riau mendapat kecaman dari Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau.

FITRA menyebut anggaran sebesar itu tidak realistis dikucurkan pemerintah daerah hanya untuk acara mahasiswa. Bahkan, lebih besar dari anggaran penanganan bencana kabut asap di Riau yang hanya Rp 1,4 miliar. RIYAN NOFITRA

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!