Terpuruk Musim ini, Ada Apa Dengan Chelsea?

205

redaksi.co.id – Terpuruk Musim ini, Ada Apa Dengan Chelsea?

Berada di papan bawah mungkin tak pernah ada di benak seluruh elemen Chelsea atau penggemarnya di seluruh dunia. Namun faktanya, hingga pekan ke-13, The Blues masih berada di posisi ke-15 dengan koleksi 14 poin.

Tentu sangat ironis mengingat Chelsea merupakan tim berstatus juara bertahan Liga Inggris. Mereka juga masih bertarung di kompetisi klub paling elite di benua biru, Liga Champions.

Dari 13 laga yang sudah dijalani, Chelsea sudah menelan tujuh kekalahan. Atau yang pertama bagi manajer Jose Mourinho dalam satu musim pada 15 tahun terakhir.

Ironisnya kekalahan tersebut tidak hanya dari klub besar seperti Manchester City dan Liverpool, tetapi juga dari klub papan tengah seperti Southampton, Crystal Palace, West Ham, hingga Stoke City.

Lalu ada apa sebenarnya dengan Chelsea? Diyakini ada beberapa faktor yang membuat mereka terpuruk musim ini. Dan salah satu yang paling besar adalah hilangnya sosok pemimpin di lapangan.

Musim lalu saat menjadi juara, ada sosok John Terry, Petr Cech, Didier Drogba, dan Branislav Ivanovic yang memimpin para pemain muda lain. Namun musim ini hanya tersisa Terry dan Ivanovic.

Sayang kedua pemain itu justru seperti membawa beban yang berat di lapangan. Akibatnya keduanya justru tampil di bawah performa dan membuat Mou malah kerap mencadangkannya.

Kesalahan besar kedua Chelsea adalah minim pergerakan di bursa transfer musim panas lalu. Mereka hanya membeli Asmir Begovic, Pedro, dan dua pemain yang kurang dikenal, Baba Rahman dan Papy Djilobodji.

Hanya Begovic dan Pedro yang kerap tampil, sementara Rahman dan Djilobodji belum memberikan kontribusi besar.

Tak heran sejumlah klub sudah bisa membaca taktik Mourinho karena pemainnya itu-itu saja. Apalagi jika salah satu dari penggawa inti cedera, maka pemain pengganti tidak punya kualitas yang sepadan.

Faktor ketiga yang membuat Chelsea terpuruk adalah Eden Hazard. Seiring performa Hazard yang menurun musim ini maka menurun pula performa Chelsea.

Musim lalu Hazard merupakan kunci The Blues menjadi juara. Sumbangan 14 gol dan 12 assistnya mampu membuat Chelsea kokoh di puncak.

Namun musim ini Hazard baru menyumbang tiga assist dari 13 laga tanpa satu gol pun di Liga Inggris. Bahkan dia sempat berdebat dengan Mourinho terkait posisinya musim ini.

Hazard meminta untuk menjadi playmaker sehingga lebih bebas bergerak. Tapi Mou bersikukuh untuk tetap memasangnya sebagai pemain sayap kiri seperti musim lalu.

Patut ditunggu bagaimana cara Mourinho mengatasi permasalahan di timnya. Yang jelas dalam dua laga terakhir cara Mou sudah efektif karena Chelsea meraih dua kemenangan beruntun.

Ujian kembali menanti pada akhir pekan ini. The Blues akan bertandang ke White Hart Lane, markas Tottenham yang sedang dalam puncak performa.

Kemenangan akan menambah kepercayaan diri Chelsea di Liga Inggris. Sebaliknya kekalahan bakal membuat tugas mereka finis di posisi empat besar bertambah berat, kita tunggu saja. (Vid/Tho)

(red/aini/J)

loading...

Comments

comments!