Survei: Tidak Mengakses Facebook Satu Minggu Ternyata Stres Turun 5 Persen

redaksi.co.id - Survei: Tidak Mengakses Facebook Satu Minggu Ternyata Stres Turun 5 Persen Sebuah grup studi bernama Danish Happiness Research Institute melakukan riset di Denmark terhadap...

10 0

redaksi.co.id – Survei: Tidak Mengakses Facebook Satu Minggu Ternyata Stres Turun 5 Persen

Sebuah grup studi bernama Danish Happiness Research Institute melakukan riset di Denmark terhadap 1.095 orang pengguna Facebook yang dibagi dua grup.

Satu grup diberikan hak akses normal kepada FB dan separuh lagi dipaksa, tidak boleh membuka FB. Ternyata hasilnya stres manusia turun 5 persen.

“Kita melihat data kebahagiaan dan satu lagi melihat perbandingan diri kita dengan orang yang dekat dengan kita tampaknya dapat menimbulkan dan meningkatkan ketidakpuasan,” kata Meik Wiking, CEO Happiness Research Institute di Copenhagen bulan November 2015.

Facebook menurutnya adalah sebuah serangan yang konstan kepada setiap orang dalam berbagai berita. Namun kemudian banyak dari kita melihat ke jendela lalu menemukan udara yang abu-abu dan hujan khususnya di Denmark.

“Hal ini membuat para pengguna FB di dunia di mana semua berusaha memperlihatkan yang terbaik, akan semakin tampak terganggu lebih kontras lagi. Jadi kita ingin tahu sebaliknya, apa yang terjadi kalau pengguna FB justru istirahat sama sekali tak melakukan akses kepada FB,” katanya.

Partisipan antara usia 16 hingga 76 tahun dengan diberikan pertanyaan dulu sebelum eksperimen dimulai.

Ditanyakan bagaimana kepuasan hidup mereka saat ini, seberapa aktif kehidupan sosialnya, seberapa jauh membandingkan dengan orang dekatnya satu sama lain, dan seberapa mudah menemukan konsentrasinya.

Dengan pertanyaan tersebut mereka akhirnya menyadari semua pertanyaan yang tampak sederhana setelah bereksperimen selama seminggu ternyata menjadi satu pertanyaan yang snagat besar sangat menarik untuk dibahas sebenarnya, tambah Wiking.

Seorang pengguna FB mengakui menghapus aplikasi ponselnya, memblok situs medsos yang ada di komputernya untuk mengurangi berbagai cobaan atau godaan.

“Setelah beberapa hari ternyata apa yang mesti saya lakukan bisa terjadi lebih cepat, lebih baik dari normal sebelumnya dan mendapatkan waktu saya lebih produktif lagi daripada saat sebelumnya,” papar responden tersebut.

Setelah penelitian tersbeut, hasilnya diumumkan resmi bahwa tanpa FB ternyata kehidupan bisa menghasilkan kepuasan lebih tinggi dalam hidup, lebih baik dalam konsentrasi dan tidak merasa kesepian lagi, berkurang stres dan bahkan lebih mudah bersosialisasi.

Selanjutnya grup tersebut berusaha menyelidiki lebih lanjut, berapa lama efek positif dari media sosial bagi kehidupan manusia.

“Saya mau menyelidikinya sekitar setahun terus menerus. Tapi kami ingin tahu dulu berapa banyak sukarelawan mau ikut dalam eksperimen tersebut,” ungkap Wiking.

(red/udianto/R)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!