Ajak Warga Rohul Jauhi Politik Uang demi Perubahan-JPNN.com

redaksi.co.id - Ajak Warga Rohul Jauhi Politik Uang demi Perubahan-JPNN.com Politikus PDI Perjuangan yang juga Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP), Maruarar Sirait, mengajak warga di...

39 0

redaksi.co.id – Ajak Warga Rohul Jauhi Politik Uang demi Perubahan-JPNN.com

Politikus PDI Perjuangan yang juga Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP), Maruarar Sirait, mengajak warga di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau untuk tak ragu-ragu memilih pasangan Syafarudin Poti-Erizal pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 9 Desember yang akan datang.

Menurutnya, jika warga Rohul memang menginginkan perubahan maka mau tak mau harus memenangkan Syafarudin-Erizal.

Berbicara dalam kampanye di Lapangan Dalu-Dalu, Tambusai, Rohul, Kamis (3/12), Ara -sapaan Maruarar- mengatakan, Syafarudin-Erizal yang diusung koalisi PDIP dan PAN merupakan duet berjiwa Pancaslia.

“Kalau saudara-saudara sudah yakin dan mau melakukan perubahan, saudara-saudara jangan ragu-ragu memilih mereka. Pilih pemimpin yang hatinya Pancasilais, ujar Ara sebagaimana siaran pers TMP.

Lebih lanjut Ara mengajak para pendukung dan simpatisan Syafarudin-Erizal juga harus berani melawan politik uang.

Anggota Komisi XI DPR itu mengingatkan agar praktik politik uang harus dilawan.

Ara juga mengingatkan Syafarudin dan Erizal bisa menjauhi praktik politik uang.

Selain itu, simpatisan dan pendukung Syafarudin-Erizal juga harus tetap bertindak sesuai aturan.

Dalam kesempatan itu Ara mengajak seorang simpatisan bernama Maradongan untuk naik ke atas panggung.

Secara spontan, Maradongan mengeluhkan sulitnya lapangan pekerjaan di Rohul.

“Bahkan pendaftaran CPNS di Rohul sudah sembilan tahun tidak ada lagi. Hanya lulusan IPDN saja yang diterima,” keluhnya.

Mendengar keluhan itu, Maruarar lantas meminta Syafarudin menanggapinya.

Bila terpilih, akan dibuka lapangan pekerjaan termasuk CPNS secara terbuka untuk rakyat Rohul. Kita tidak mau bohong karena saya merasakan, kata Syafarudin.

Sebagai warga asli Rohul, Syafarudin mengaku tahu betul keluhan warga.

“Saya berasal dari keluarga yang kekurangan, dan ini merupakan kampung halaman saya. Saya lahir di Rokan Hulu, dan satu-satunya calon yang lahir di Rokan Hulu. Hidup matinya di Rokan Hulu,” ujarnya.(ara/JPNN)

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!