Fujitsu, Toshiba dan Vaio Diisukan Merger

252

redaksi.co.id – Fujitsu, Toshiba dan Vaio Diisukan Merger

TOKYO – Tiga produsen PC terbesar di Jepang, Fujitsu, Toshiba, dan Vaio dikabarkan akan menggabungkan sistem operasi menjadi satu. Ketiga perusahaan tersebut akan menjadi salah satu produsen PC dominan yang menguasai 30 persen pasar PC domestik di Jepang.

Berdasarkan laporan dari Nikkei, setiap pemilik perusahaan memiliki kontrol yang sama atas perusahaan gabungan yang akan memakai nama ‘Vaio’ itu. Toshiba, Fujitsu, dan Vaio masing-masing memiliki 30 persen kepemilikan saham perusahaan.

Jika akurat, penggabungan ini akan menjadi terobosan baru di industri PC. Di Jepang, Vaio muncul setelah Sony berkembang di industri personal komputer. Sebelum itu, produsen PC terkemuka di Jepang, NEC, menggabungkan sistem operasinya dengan Lenovo. Sedangkan di Amerika Serikat, HP dan Michael Dell justru menjalankan bisnis PC-nya sendiri.

Perusahaan gabungan ini akan menonjolkan kekuatan dari masing-masing perusahaan sebelumnya. Toshiba memiliki pasar terbesar di Amerika Utara, sementara Fujitsu memiliki pasar di Eropa, dan Vaio telah mengembangkan pasarnya ke seluruh dunia.

Kabar ini tidak sepenuhnya mengejutkan. Sebab, Fujitsu telah mengumumkan akan melakukan pengembangan bisnis personal komputer pada musim semi 2016. Sedangkan Toshiba akan melakukan restrukturisasi setelah ditemukan adanya skandal penipuan akuntansi perusahaan.

Toshiba, Fujitsu, dan Vaio hanya menguasai 6 persen dari 308 juta PC yang terjual di seluruh dunia pada 2014. Jumlah itu jauh di bawa Lenovo, HP, Dell, dan Apple.

Di sisi lain, permintaan PC pada kuartal tiga 2015 menurun sebesar 11 persen. Permintaan tablet di seluruh dunia juga menurun. Namun, analisis mengemukakan 2 in 1 personal komputer akan menjadi tren berikutnya.

Bahkan jika nama Vaio masih dipertahankan, belum diketahui desain seperti apa yang akan dikeluarkan perusahaan baru ini. Toshiba terkenal di Jepang dengan Dynabook ramping dan Fujitsu terkenal dengan tablet dan PCnya, sementara Vaio memiliki desain minimalis ala Sony.

Penggabungan perusaan dinilai dapat membantu mengurangi biaya produksi. Namun, jika ketiga pihak melihat hanya ada sedikit manfaat dari penggabungan tersebut, maka penggabungan perusahaan dapat dibatalkan.

(red//ur/sikin/MNA)

loading...

Comments

comments!