Sebut Presiden Tiongkok Mundur, Jurnalis Dipecat

redaksi.co.id - Sebut Presiden Tiongkok Mundur, Jurnalis Dipecat Empat orang jurnalis Tiongkok dibebastugaskan akibat kesalahan pengetikan dalam sebuah pemberitaan, yang malah mengabarkan bahwa Presiden Tiongkok mundur...

15 0

redaksi.co.id – Sebut Presiden Tiongkok Mundur, Jurnalis Dipecat

Empat orang jurnalis Tiongkok dibebastugaskan akibat kesalahan pengetikan dalam sebuah pemberitaan, yang malah mengabarkan bahwa Presiden Tiongkok mundur dari jabatannya.

Dikutip dari South China Morning Post, sebuah laporan pemberitaan yang dipublikasikan pada Jumat (4/12/2015) oleh China News Service terdapat kesalahan.

Dalam pemberitaan terkait kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Afrika itu, tertulis Xi akan memberikan “pidato”-nya (dalam bahasa Mandarin “zhi ci”).

Namun, yang tertulis malah Xi akan mengumumkan “pengunduran diri”-nya (dalam bahasa Mandarin “ci zhi”).

Kesalahan pengetikan itu kemudian dikatakan The Guardian dipublikasikan tanpa perbaikan oleh China News Service.

Bahkan, berita tersebut dikutip ulang oleh berbagai laman berita lain, yang tampaknya juga tidak menyadari adanya kesalahan pengetikan tersebut.

Akhirnya, dua reporter dan dua editor kantor pemberitaan yang memiliki status resmi untuk pemberitaan kenegaraan itu lalu dibebastugaskan.

Kesalahan pengetikan di media pemberitaan resmi Tiongkok dikatakan sudah beberapa kali terjadi, termasuk kesalahan pengejaan nama Presiden AS Barack Obama (“Ao Ma Ba”) dalam bahasa Mandarin.

Meski terlihat sepele, kesalahan pengetikan, dikatakan seorang mantan editor sebuah surat kabar Tiongkok, dapat menimbulkan pemahaman ambigu untuk banyak orang, termasuk pembaca dan pemberitanya.

(red/ega/wi/riesta/VDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!