Pascapenembakan San Bernardino, Obama Tinjau Ulang Program Bebas Visa

redaksi.co.id - Pascapenembakan San Bernardino, Obama Tinjau Ulang Program Bebas Visa Presiden Amerika Serikat Barack Obama meminta Departemen Luar Negeri dan Departemen Keamanan meninjau program visa...

20 0

redaksi.co.id – Pascapenembakan San Bernardino, Obama Tinjau Ulang Program Bebas Visa

Presiden Amerika Serikat Barack Obama meminta Departemen Luar Negeri dan Departemen Keamanan meninjau program visa K-1. Hal itu dilakukan pascapenembakan massal di San Bernardino, California 2 Desember lalu.

Visa K-1 digunakan oleh pasangan yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut. Tashfeen Malik (29 tahun) yang berasal dari Pakistan masuk ke AS melalui program bebas visa tersebut.

Ia bersama suaminya Syed Rizwan Farook (28 tahun) menewaskan 14 orang dalam penembakan tersebut. Keduanya tewas dalam baku tembak dengan polisi beberapa jam kemudian.

Program visa K-1 memungkinkan warga negara asing melakukan perjalanan ke AS untuk menikah dengan warga Amerika.

Pemerintah AS secara terpisah membuat serangkaian perubahan untuk program bebas visa. Hal tersebut dilakukan untuk membuat wisawatan lebih dekat. Sedikitnya ada 38 negara yang bisa masuk AS tanpa visa.

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!