Data Tenaga Kerja AS Topang Harga Emas

redaksi.co.id - Data Tenaga Kerja AS Topang Harga Emas Harga emas mendekati level tertinggi dalam tiga minggu pada awal pekan ini. Pergerakan harga emas didorong reli...

18 0

redaksi.co.id – Data Tenaga Kerja AS Topang Harga Emas

Harga emas mendekati level tertinggi dalam tiga minggu pada awal pekan ini. Pergerakan harga emas didorong reli secara teknikal usai data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang menguat.

Di pasar spot, harga emas melemah 0,3 persen menjadi US$ 1.083,61 per ounce. Akan tetapi, harga emas sempat dekati level US$ 1.088,70 di awal sesi sebelumnya, dan menyentuh level tertinggi sejak 16 November 2015. Harga emas telah naik 2,3 persen akhir pekan lalu setelah menyentuh level terendah dalam enam tahun.

Harga emas dipengaruhi sejumlah faktor. Pertama, data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) bertambah 211 ribu pada November 2015, dan tingkat pengangguran menyentuh level terendah dalam 7,5 tahun di kisaran lima persen.

Dengan rilis data itu membuat kenaikan kepercayaan investor soal kenaikan suku bunga bank sentral AS pada Desember 2015. Pejabat bank sentral AS akan melakukan pertemuan pada 15-16 Desember 2015.

Mengutip riset www.fortisasiafutures.com, harga emas merosot pada sesi perdagangan Asia hari ini dengan data regional memberikan sentimen bagi investor akan kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat pada Desember.

Investor akan melihat data ekonomi AS pada Jumat nanti untuk data penjualan ritel dan inflasi yang juga akan memberikan indikasi pada kekuatan ekonomi negara tersebut. Pasar juga akan mengamati data ekonomi China, termasuk laporan neraca perdagangan serta data inflasi harga konsumen.

Pada Senin ini, Gubernur bank sentral Inggris, Mark Carney akan memberikan pernyataan di depan komite parlemen Eropa untuk urusan ekonomi dan moneter di Brussels. Data serapa tenaga kerja yang kuat di AS memberikan sinyal bagi bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga pertama kali sejak 2006 pada pertemuan mendatang 15-16 Desember 2015.

Investor banyak berharap bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga akhir bulan ini, meski pun kenaikan menjadi bertahap.

“Emas terpantau saat ini bergerak naik namun masih bergulir di antara pergerakan 20 dan 50 harian. Logam ini masih cenderung bergerak turun. Stochastic berada di area jual. Resistance dan support berada di harga US$ 1.098,40-US$ 1.074,10,” tulis riset itu.

(red//ainuddin/MZ)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!