Bersembunyi dari Kejaran Polisi, Pencuri Ini Malah Dimakan Buaya

redaksi.co.id - Bersembunyi dari Kejaran Polisi, Pencuri Ini Malah Dimakan Buaya Peribahasa lepas dari mulut harimau, masuk ke dalam mulut buaya patut disematkan pada kisah Matthew...

15 0

redaksi.co.id – Bersembunyi dari Kejaran Polisi, Pencuri Ini Malah Dimakan Buaya

Peribahasa lepas dari mulut harimau, masuk ke dalam mulut buaya patut disematkan pada kisah Matthew Riggins, seorang buronan pencuri di Florida yang ditemukan tewas akibat dimakan buaya.

Ya, dia tewas dalam persembunyiannya di tempat yang salah.

Dilansir dari Dailymail, Selasa (8/12/2015), pencuri spesialis rumahan ini diketahui sempat menyantroni beberapa rumah di daerah Florida sebelum diketahui tewas.

Informasi ini diketahui lewat pemeriksaan polisi yang menyatakan bahwa pria berusia 22 tahun tersebut sempat menghubungi sang pacar sepuluh hari yang lalu.

Saat itu Riggins memberi tahu keberadaannya, dan menginformasikan bahwa polisi sedang memburunya.

Dia juga sempat mengatakan kepada pacarnya bahwa akan kembali ke rumah pada malam hari, menunggu situasi aman.

Meski demikian, keinginan itu tak pernah terwujud. Riggins justru dilaporkan hilang oleh keluarga karena tak pulang sejak 13 November lalu.

Setelah 10 hari mencari, polisi menemukan mayatnya di tepian danau di daerah Barefoot, dengan dijaga seekor buaya sepanjang 11 kaki.

Petugas evakuasi bahan harus menembak sang buaya begitu jasad Riggins ditemukan.

Buaya tersebut dilaporkan ditembak karena menyerang petugas.

Sheriff Brevard County, Mayor Tod Goodyear mengatakan bagian tangan dan kaki Riggins ditemukan di dalam perut hewan itu.

“Kami telah menangkap buaya tersebut dan ketika kami mengoperasinya terdapat beberapa sisa-sisa potongan tubuh yang konsisten dengan luka-luka korban,” kata Goodyear dalam situs tersebut.

Seorang warga mengatakan danau itu berbahaya karena terdapat buaya ganas. “Dia bersembunyi di tempat yang salah,” kata Laura Farris, warga setempat mengomentari kejadian tersebut.

(red/usland/argarito/RM)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!