Pembangunan bendungan terbesar di Bali habiskan dana Rp 486 miliar

redaksi.co.id - Pembangunan bendungan terbesar di Bali habiskan dana Rp 486 miliar Bendungan Titab Ularan di Kabupaten Buleleng, Bali, mulai diisi air awal (impounding). Pekerjaan ini...

205 0

redaksi.co.id – Pembangunan bendungan terbesar di Bali habiskan dana Rp 486 miliar

Bendungan Titab Ularan di Kabupaten Buleleng, Bali, mulai diisi air awal (impounding).

Pekerjaan ini dilakukan setelah masa pengerjaan selama 2011 hingga 2014, dan menghabiskan Rp 486 miliar uang negara.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Mudjiadi menuturkan, sumber air bendungan berasal dari Sungai Saba.

Diharapkan ke depannya mampu mengatasi kekeringan dan penanggulangan banjir terutama di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.

Bendungan Titab juga akan mengairi daerah irigasi Saba dan Puluran seluas 1.794,82 Ha.

Selain itu, bendungan ini dari hasil kajian mampu meningkatkan untuk meningkatkan intensitas tanam dari 169 persen menjadi 275 persen.

“Jadi mampu meningkatkan panen. Misalnya setahun dua kali, menjadi setahun tiga kali,” ujar Mudjiadi, Minggu (13/12).

Bendungan Titab Ularan, kata dia, nantinya memenuhi kebutuhan air baku sebesar 350 liter per detik di 3 kecamatan yaitu Seririt, Banjar dan Busungbiu di Kabupaten Buleleng.

Selanjutnya, menambah cadangan energi listrik sebesar 2 x 0,75 MW untuk Kecamatan Busungbiu serta sebagai daerah konservasi air dan pariwisata.

Bendungan Titab Ularan juga menjadi terbesar di antara enam bendungan di Bali, seperti Palasari, Grogak, Telaga Tunjung, Benel, dan Muara.

Kapasitas tampung bendungan Titab Ularan sebesar 12 juta per kubik.

Direncanakan ada 2 Waduk lagi yang dapat dibangun Di Provinsi Bali yakni bendungan Telaga Waja di Karangasem, dan Waduk Sidan di Badung.

Meski begitu, pihaknya bakal fokus menyelesaikan Bendungan Titab-Ularan terlebih dahulu.

“Kita selesaikan dulu yang ini baru lanjut dua itu. Nah bangun bendungan di bali itu ada khasnya. Yakni pertimbangan untuk pariwisata atau arena arung jeram,” terangnya.

Pembangunan Bendungan Titab-Ularan dikerjakan kerja sama PT Nindya Karya dan PT Brantas Abipraya.

(red/usland/argarito/RM)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!