DPD RI Sesalkan Interfensi Negara Asing Soal Hukuman Mati

240

Jakarta – redaksi.co.id, Wakil Ketua DPD RI, Farouk Muhammad menyayangkan tindakan pemerintah asing yang mengintervensi Indonesia atas hukuman mati bagi pengedar narkoba yang dihukum di Indonesia.

Menurutnya, pemerintah asing harusnya menghormati dan memahami sistem hukum yang dilakukan di Indonesia.

“ndonesia sedang berproses menuju hukum yang berdaulat. Proses ini harus dilalui sebagai usaha menegakkan hukum”, kata Farouk dalam diskusi tentang hukuman mati terpidanan narkoba di Jakarta, Selasa (24/2).

Farouk menuturkan, saat ini ada baiknya setiap negara saat ini serius melakukan inventarisasi warganya yang melakukan pelanggaran hukum di Indonesia.

Untuk kemudian melakukan pendampingan secara intensif dalam proses peradilan sesuai ketentuan hukum di Indonesia. 

Farouk melihat ketegasan Presiden tersebut beralasan, karena ada kepentingan nasional yang lebih besar. Sikap tegas Presiden juga mendapatkan landasan konstitusional yang kuat sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi  yang berpendapat hukuman mati masih diperlukan dan absah berlaku.

“Sejatinya hukuman mati tetap menjadi bagian dari usaha-usaha rasional dalam rangka penanggulangan kejahatan. Demi mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial”, ujarnya.(fer) 

loading...

Comments

comments!