Partahi Sihombing: Tahu Berterima Kasih Lah, Nikita Mirzani!

redaksi.co.id - Partahi Sihombing: Tahu Berterima Kasih Lah, Nikita Mirzani! Laporan Wartawan Tribunnews.com, Regina Kunthi RosaryJAKARTA - Ketika Nikita Mirzani diperiksa oleh Sub Direktorat III Pidana...

30 0

redaksi.co.id – Partahi Sihombing: Tahu Berterima Kasih Lah, Nikita Mirzani!

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Regina Kunthi Rosary

JAKARTA – Ketika Nikita Mirzani diperiksa oleh Sub Direktorat III Pidana Umum Bareskrim Polri atas dugaan terlibat dalam kasus prostitusi, Jumat (11/12/2015), Partahi Sihombing sempat memberi keterangan mengenai kasus tersebut kepada awak media atas nama kuasa hukum Niki.

Namun, saat Nikita Mirzani menggelar konferensi pers, ia membantah telah menunjuk kuasa hukum.

Hal ini membuat Partahi kesal. Partahi menegaskan Nikilah yang menghubungi dan memintanya untuk membantu Niki dalam kasus tersebut.

Ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2015) malam, Partahi mengungkapkan kekecewaan dan rasa kesalnya terhadap tindakan Niki.

“Dengan ini saya mengatakan bahwa beretika dirilah dan tahu berterima kasihlah Niki. Saya ada buktinya jam 06.04 WIB Niki telepon saya. Saya telepon balik jam 06.15 WIB lalu Niki nangis-nangis, cerita bahwa dia ditangkap,” terang Partahi.

Setelah mendiskusikan perkara Niki tersebut bersama timnya, saat itu akhirnya Partahi dan tim memutuskan untuk membantu Niki.

“Secara kemanusian dan profesi, akhirnya kami berikan bantuan. Terus terang, hati saya nggak nyaman menangani masalah ini, tapi, karena kemanusiaan, akhirnya saya putuskan mau membantu,” ujarnya.

Partahi pun menerangkan bahwa ia sempat bertemu Niki di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta. Ketika Niki dibawa ke panti rehabilitasi perempuan di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Partahi terpaksa berpisah dengan Niki.

Alangkah terkejut dirinya ketika kemudian mendapati berita yang menyampaikan bahwa Niki mengklaim dirinya tak pernah menunjuk kuasa hukum dan seakan-akan Partahi mengaku-aku atau mengajukan diri sebagai kuasa hukum Niki.

“Saya merasa terganggu dengan dia bilang nggak hubungi kami. Secara tertulis memang tidak ada, tapi dia minta kami datang dan menceritakan semuanya kepada kami. Kami ingin meluruskan kalau ada kesan kami menawarkan diri,” kata Partahi.

“Saya tidak respek dengan dia. Kalau dia minta saya menjadi pengacaranya, saya tidak mau,” tambah Partahi.

(red/hmad/yaiku/AS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!