Waspada! April Mendatang jadi Puncak DBD

286

Surabaya – redaksi.co.id, Tercatat sejak 1 Januari 2015, laporan kasus penderita Demam Berdarah (DBD) telah meningkat. Sebanyak 21 Kabupaten/kota di Jawa Timur mengalami peningkatan jumlah pasien DB hingga Dinas Kesehatan Jatim menetapkan Kejadian Luar Biasa(KLB). Namun, menurut sejumlah peneliti akademis memperkirakan bahwa puncak DB akan terjadi April mendatang.

Tercatat sejak 1 Januari 2015, laporan kasus penderita Demam Berdarah (DB) telah meningkat. Sebanyak 21 Kabupaten/kota di Jawa Timur mengalami peningkatan jumlah pasien DB hingga Dinas Kesehatan Jatim
menetapkan Kejadian Luar Biasa(KLB).

Namun, menurut sejumlah peneliti akademis memperkirakan bahwa puncak DB akan terjadi April mendatang.

Hingga 30 Januari 2015, Dinas Kesehatan Jatim mendata sebanyak 2.734 kasus penderita DB dimana 50 penderita telah meninggal dunia.

Peneliti dan pengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, DR Dr. Tri Yunis Miko Wahyono, M.Sc, menyatakan bahwa bahwa masyarakat masih menangkal DB dengan cara biasa.

“Perlu ada evaluasi mengenai cara pencegahan DB yang memberikan efek lebih besar untuk menurunkan jumlah penderita”,ungkap Tri Yunis. Kondisi ini selalu berulang saat dan menjadi tren kasus DB di musim hujan.

Upaya pencegahan dan kontrol penyebaran dan menurunkan jumlah penderita DB di Indonesia masih menggunakan cara yang biasa dianjurkan. Upaya efektif yang bisa dilakukan adalah penggunaan obat anti nyamuk sebagai
pelindung pribadi menjadi solusi aman. Cara tersebut dianggap lebih efektif disbanding upaya larvasida dan fogging.

Saat ini, Indonesia menduduki peringkat dua penderita DBD setelah negara Brazil dan juga sekaligus tertinggi dalam kasus penyakit Dengue di Asia Tenggara.(fer)

loading...

Comments

comments!