RI Banjir Impor Beras dari Negara Ini

204

redaksi.co.id – RI Banjir Impor Beras dari Negara Ini

El Nino mendatangkan kekhawatiran terhadap produksi dan pasokan beras dalam negeri. Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) telah mengimpor sekitar 1,5 juta ton beras dari Vietnam yang akan didatangkan secara bertahap untuk memenuhi cadangan beras di gudang Bulog hingga tahun depan.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diterima Liputan6.com, Jakarta, seperti ditulis Senin (21/12/2015), terjadi kenaikan pasokan beras impor ke Indonesia selama periode November 2015.

Pada bulan kesebelas lalu, total impor beras Indonesia dari beberapa negara, seperti Vietnam, Thailand, Pakistan, India dan negara lainnya mencapai US$ 125,98 juta dengan berat 318,02 juta kilogram (kg).

Impor beras pada November 2015, dipasok dari Vietnam dengan peningkatan berat maupun nilai sangat signifikan sebesar US$ 110,68 juta seberat 278,75 juta kg. Sedangkan di Oktober ini hanya US$ 367,50 ribu dengan berat satu juta kg.

Adapula beras yang berasal dari Thailand dengan nilai impor US$ 1,98 juta seberat 3,45 juta kg, lalu dari Pakistan yang mengirimkan beras ke Indonesia senilai US$ 11,34 juta seberat 32,27 juta kg. Kemudian India dengan pasokan impor US$ 1,98 juta seberat 4,45 juta kg pada bulan kesebelas ini.

“Ada beras yang masuk dari Vietnam ke gudang Bulog 277,70 juta kg senilai US$ 110,12 juta di November 2015,” ucap Kasubdit Statistik Impor BPS, Rina D. Sulastri.

Secara akumulatif, impor beras sepanjang Januari-November 2015 mencapai US$ 236,37 juta dengan berat 569,62 juta kg. Jumlah ini lebih rendah atau turun dari realisasi periode yang sama 2014 senilai US$ 275,64 juta dengan berat 611,74 juta kg.

Rincian impor beras menurut negara asal pada sebelas bulan tahun ini, paling besar dari Vietnam dengan nilai impor beras ke Indonesia sebesar US$ 121,21 juta seberat 304,07 juta kg. Dari Thailand, Indonesia mengimpor beras senilai US$ 52,71 juta seberat 96,77 juta kg.

Negara lain yang memasok beras ke RI adalah Pakistan. Total impor sepanjang Januari-November ini senilai US$ 44,54 juta dengan berat 127,30 juta kg, lalu India dengan berat 33,78 juta kg impor senilai US$ 13,53 juta.

Sementara impor beras dari Myanmar dan negara lain, masing-masing senilai US$ 1,81 juta dan US$ 2,57 juta dengan berat impor sebanyak 5,77 juta kg dan 1,92 juta kg.

(red/ahmat/dhy/urniawan/RAK)

loading...

Comments

comments!