Hujan deras, Bali dikepung pohon tumbang dan bangunan hancur

redaksi.co.id - Hujan deras, Bali dikepung pohon tumbang dan bangunan hancur Hujan deras disertai angin kencang terjadi secara merata di Bali. Akibatnya, sejumlah bangunan dikabarkan roboh...

40 0

redaksi.co.id – Hujan deras, Bali dikepung pohon tumbang dan bangunan hancur

Hujan deras disertai angin kencang terjadi secara merata di Bali. Akibatnya, sejumlah bangunan dikabarkan roboh dan pohon-pohon bertumbangan.

Di Denpasar, pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar menyebut sedikitnya ada 25 pohon besar tumbang dan menutupi badan jalan.

Selain menimpa beberapa bangunan, pohon juga menimpa sejumlah mobil yang nekat parkir di pinggir jalan.Namun, pejabat Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar Dewa Sayoga justru menyatakan pohon-pohon yang tumbang di wilayah Denpasar itu bukan sepenuhnya menjadi tanggungjawab DKP Kota Denpasar.”Kebanyakan pohon yang tumbang itu milik pribadi. Terutama yang menimpa mobil. Karena pohon milik perorangan, maka DKP tidak memberikan santunan kepada korban atau pemilik mobil. Santunan asuransi bisa dilakukan bila pohon yang menimpa mobil atau lainnya, menjadi tanggungjawab pemerintah, seperti pohon perindang dan sejenisnya,” jelasnya, Minggu (20/12).

Tidak hanya di Denpasar, di wilayah Kabupaten Badung dan Bangli sejumlah ruas jalan penuh dengan ranting-ranting pohon seukuran lengan orang dewasa.

Angin kencang dan hujan deras juga membuat sebuah sandaran bangunan mes guru ambruk dan menimpa rumah bedek dan gubuk milik I Wayan Sudi.Sebuah sandaran di Sungai Tebe juga ambruk. Ironisnya, para penghuni di pinggiran sungai ini justru memilih tetap bertahan.”Kita mau tinggal di mana pak? Pemerintah tidak mengimbau kita untuk mengungsi ke bale atau aula. Terpaksa kita bertahan sambil lihat air deras,” ungkap sejumlah warga pendatang yang indekos di tepi sungai Tebe.

(red/iti/mi/anik/SUH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!