Tak Bisa Bahasa Jawa, Prilly Latuconsina Sempat Stress Berat

redaksi.co.id - Tak Bisa Bahasa Jawa, Prilly Latuconsina Sempat Stress Berat KAPANLAGI.COM - Sejak berperan sebagai Sisi di sinetron Ganteng Ganteng Serigala, nama Prilly Latuconsina menjelma...

27 0

redaksi.co.id – Tak Bisa Bahasa Jawa, Prilly Latuconsina Sempat Stress Berat

KAPANLAGI.COM – Sejak berperan sebagai Sisi di sinetron Ganteng Ganteng Serigala, nama Prilly Latuconsina menjelma jadi salah satu idola publik. Kali ini ia mendapat kesempatan untuk melebarkan sayapnya dengan bermain sebagai bintang utama di film layar lebar ketiganya, SURAT UNTUKMU.

Di saat jadwal stripping masih padat plus sekolah yang tak bisa ditinggalkan, tentu Prilly kini harus lebih bijak dalam membagi waktunya. Selain itu, Ia juga harus bisa menjaga kesehatan di tengah-tengah badai kesibukan yang terus berdatangan.

” Ini (SURAT UNTUKMU) film pertamaku, jadi pemeran utama, dulu cuma jadi cameo saja. Terlibat di sini, saya banyak terima kasih, makanya saya banyak belajar. Meski terlihat kosong jadwal tetapi saya belajar akting dan menghafal skenario,” ujar Prilly ketika ditemui di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (19/12).

Di film SURAT UNTUKMU, Prilly berperan sebagai gadis bernama Gendis. Meski sudah kenyang bermain sinetron, namun ia merasa masih banyak kekurangan dalam dirinya yang harus dibenahi, ditambah lagi kerasnya dunia perfilman yang levelnya berbeda dengan sinetron.

” Aku ikut casting karena aku suka karakter Gendis, bukan karena aku ditawarin maen film ini. Karakterku ini jadi gendis, deg-degan ya karena baru pertama. Saya ikut casting supaya ketahuan bagus atau jeleknya, meski aku sudah sering main sinetron tetapi aku nggak mau main film jelek aktingku. Makanya ikut casting, aku juga minta saran dan kritik peranku ini,” sambung gadis yang sering dikaitkan dengan Aliando Syarief itu.

Prilly sendiri mendapatkan banyak sekali cobaan dalam menjalani perannya ini. Salah satunya adalah kendala bahasa, yang sempat membuatnya stres berat.

” Aku orang Ambon, aku nggak bisa Bahasa Jawa, logatnya sulit, makanya aku ikut casting. Sempat stres dan nggak bisa tidur mikirin peran ini, aku juga ikut kelas akting juga,” pungkasnya.

(kpl/aal/gtr)

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!