Cuci Uang Yakuza Jepang di Indonesia Capai Puluhan Miliar Yen

redaksi.co.id - Cuci Uang Yakuza Jepang di Indonesia Capai Puluhan Miliar Yen Mafia Jepang (yakuza) terutama generasi mudanya diperkenankan mencari uang ke luar Jepang karena jauh...

19 0

redaksi.co.id – Cuci Uang Yakuza Jepang di Indonesia Capai Puluhan Miliar Yen

Mafia Jepang (yakuza) terutama generasi mudanya diperkenankan mencari uang ke luar Jepang karena jauh semakin sulit di dalam negeri Jepang. Termasuk cuci uang di Indonesia.

“Semakin banyak sekarang generasi muda Yakuza ke luar Jepang sementara bosnya memonitor dari Jepang untuk tambahan pendapatan dari luar Jepang karena pencarian uang di dalam negeri Jepang semakin sulit,” papar spesialis penulis yakuza terkenal, Kensuke Nishioka (48) khusus kepada Tribunnews.com siang ini (21/12/2015).

Cari uang itu antara lain dengan mencuci uang, main saham pasar uang dan bidang finansial lain, lalu uang dicuci (money laundering) dan masuk ke Jepang kembali keuntungannya.

“Hal ini jauh lebih mudah di luar Jepang karena di dalam negeri Jepang buka akun bank sudah tidak dimungkinkan untuk semua anggota Yakuza, jadi mereka membuka rekening bank di luar Jepang dan membawa masuk keuntungan dalam bentuk tunai ke Jepang. Satu bentuk pencucian uang,” jelasnya.

Banyak yang melakukan di Asia Tenggara seperti di Filipina, Thailand, Vietnam, Kamboja, dan bahkan di Indonesia pula, tekannya lagi.

Permainan saham, pasar uang di negara Asia Tenggara tersebut dilakukan secara halus tanpa terdeteksi otoritas setempat.

Generasi muda Yakuza Jepang sangat pintar memutar uang di bidang finansial terutama dalam pencucian uang.

“Itulah sebabnya pendapatan yakuza kini cukup banyak pula datang dari Asia Tenggara khususnya ketimbang Amerika dan Eropa yang sangat ketat pengaturannya di sana sini. Sedangkan di Jepang sudah terlarang mulai dari pembukaan rekening bank tidak boleh.”

Masuknya uang yakuza juga bukan tidak mungkin dari perusahaan Jepang yang semula tidak jelas, tidak dikenal, tahu-tahu bisa pegang banyak saham perbankan dan lembaga finansial di Indonesia.

“Ujung-ujung semua itu sebenarnya pencucian uang sehingga menjadi legal sah masuk ke Jepang dari uang yang semula tidak jelas dari mana asal-usulnya.”

Olehkarena itu, tambahnya, mungkin Indonesia perlu aktif banyak kerjasama dengan polisi Jepang khususnya spesialis keuangan di Jepang sehingga mudah mendeteksi masuknya uang yakuza ke Indonesia nantinya, teritama banyak di pasar saham/modal dan pasar uang.

Sumber Tribunnews.com memperkirakan masuknya dana pencucian uang yakuza ke Indonesia sudah mencapai sedikitnya puluhan miliar yen, termasuk yang diinvestasikan ke asset-asset dan property di Indonesia.

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!