Perseteruan Paten Apple-Ericsson Berakhir Damai

redaksi.co.id - Perseteruan Paten Apple-Ericsson Berakhir Damai Ericsson telah mencapai kesepakatan dengan Apple mengenai penggunaan lisensi paten. Dari kesepakatan yang baru diumumkan, memungkinkan Apple untuk terus...

30 0

redaksi.co.id – Perseteruan Paten Apple-Ericsson Berakhir Damai

Ericsson telah mencapai kesepakatan dengan Apple mengenai penggunaan lisensi paten. Dari kesepakatan yang baru diumumkan, memungkinkan Apple untuk terus menggunakan teknologi yang dibuat oleh Ericson dalam produk mobile-nya.

Pada bulan Februari lalu, Ericsson menuntut Apple di pengadilan untuk pelanggaran 41 jenis paten. iPhone dan iPad menggabungkan banyak teknologi yang dipatenkan oleh Ericsson. Teknologi yang digunakan misalnya user interface dan teknik penghematan daya.

Sebelumnya, kedua perusahaan sepakat untuk memperbarui lisensi paten yang berakhir pada Januari, awal tahun ini. Saat itu, Apple bersedia membayar harga yang wajar atas teknologi ini.

Namun, Ericsson ingin meminta royalti berdasarkan total harga perangkat yang digunakan. Apple menuding Ericsson mengambil keuntungan dari inovasi mutakhir yang dimiliki Apple.

Namun, akhirnya Apple menyerah. Ericsson diperkirakan akan mendapatkan hak sebesar 1,52-1,64 miliar dolar AS dari penggunaan teknologi itu. Jumlah ini jauh lebih tinggi dari nilai perkiraan awal sebesar 1,14 miliar dolar AS.

Dilansir dari Reuters, analis dari ABG Sundal Collier yakin Apple setuju memberikan 0,5 persen dari seluruh pendapatan penjualan perangkat iPad dan iPhone untuk Ericsson.

Perjanjian itu kemungkinan akan meningkatkan laba operasi Ericsson sebesar 13 persen pada tahun 2015 dan 10 persen pada tahun 2016, serta mendapatkan hak lisensi dari 775 juta perangkat per kuartalnya. Ericsson memiliki lebih dari 100 perjanjian lisensi paten dan memegang sekitar 37.000 paten untuk komunikasi mobile.

Ericsson mengatakan kesepakatan dengan Apple ini menyelesaikan semua klaim pelanggaran paten yang terjadi di antara dua perusahaan. Perjanjian tersebut juga akan memperluas kerja sama teknologi yang akan datang seperti jaringan 5G.

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!