5 Pengkhianat MU dan Chelsea

284

redaksi.co.id – 5 Pengkhianat MU dan Chelsea

Duel panas tersaji pada pekan ke-19 Liga Premier. Manchester Unitedmenjamu Chelsea di Old Trafford, Selasa (29/12/2015) dinihari WIB.

Laga keduanya dapat menjadi penentu siapa yang terbaik setelah keduanya tampil kurang konsisten selama musim 2015/2016.

Di bawah asuhan manajer baru, Guus Hiddink, The Blues membidik kemenangan pertamanya. Sedangkan posisi manajer MU, Louis van Gaal, tidak menentu menyusul empat kekalahan beruntun di semua ajang.

Saat ini baik di Chelsea maupun MU, ada pemain yang sempat membela kedua tim tersebut. The Blues memiliki Radamel Falcao, sedangkan MU punya Juan Mata.

Namun masih ada lagi pemain yang pernah memperkuat dua tim tersebut, apakah mereka pengkhianat atau pahlawan? Siapa saja mereka? Berikut pemain yang pernah berseragam Chelsea dan MU:

1. Radamel Falcao

Radamel Falcao mencoba peruntungannya di Liga Premier dengan bergabung bersama Manchester United di musim 2014/2015 sebagai pemain pinjaman. Akan tetapi pria asal Kolombia itu gagal memenangkan hati sang Van Gaal.

Falcao hanya tampil sebanyak 26 kali dan mencetak empat gol di Liga Premier. Badai cedera juga membuat eks bomber Atletico Madrid itu jarang dimainkan.

Di musim 2015/2016, Falcao bergabung dengan Chelsea dengan status pemain pinjaman. Akan tetapi keberuntungan belum berpihak padanya. Pemain 29 tahun itu hanya tampil sebanyak sembilan kali, dan baru mencetak satu gol.

2. Juan Mata

Juan Mata bergabung dengan Chelsea di musim 2011/2012 sejak didatangkan dari Valencia dengan harga 26,7 juta euro atau Rp 400 miliar. Di musim pertamanya, ia langsung menjadi tim utama dan sukses meraih Piala FA dan Liga Champions untuk The Blues.

Melorotnya prestasi Manchester United di musim 2013/2014 memaksa The Red Devils memboyong Juan Mata pada bursa transfer musim dingin. Hingga saat ini pria asal Spanyol itu masih berseragam The Red Devils.

3. Juan Sebastian Veron

Kiprah Veron di Inggris tidak secemerlang kala ia bermain di Italia. Pada musim 2001, pemain asal Argentina itu bergabung dengan armada perang Sir Alex Ferguson, Manchester United. Akan tetapi ia gagal beradaptasi dengan baik dengan gaya bermain cepat di Liga Inggris.

Akibatnya, dua musim berseragam The Red Devils, Veron akhirnya dilepas ke Chelsea. Di bawah asuhan Claudio Ranieri saat itu, Veron jarang mendapat kesempatan bermain. Ia kerap dipinjamkan ke Inter Milan dan klub lainnya sebelum akhirnya dilepas ke Estudiantes pada 2007.

4. Mark Hughes

Mark Hughes tumbuh dan besar di akademi Manchester United. Sebagai penyerang, kiprah Hughes bersama MU cukup gemilang. Ia sukses menyumbangkan dua gelar Liga Premier, tiga Piala FA, satu Piala Liga, dan satu Piala UEFA bagi The Red Devils di 80-90an.

Tahun 1995, Hughes bergabung dengan Chelsea. Uniknya, ia langsung mencetak gol ke gawang mantan klubnya, MU, pada gelaran Liga Premier musim 1995-1996.

Saat ini Hughes menjalani kariernya sebagai manajer di Stoke City.

5. Ray Wilkins

Ray Wilkins memulai karier profesionalnya di Chelsea pada tahun 1973 hingga 1979. Meski tampil gemilang, ia belum berhasil membawa The Blues ke era kejayaan kala itu.

Pada tahun 1979, Wilkins bermain untuk Manchester United. Sebagai gelandang, ia jarang sekali mencetak gol untuk The Red Devils. Tapi raihan satu Piala FA cukup membuatnya dikenang sebagai salah satu pahlawan MU.

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

loading...

Comments

comments!