3 Wanita muda ledakkan diri di Nigeria, lebih dari 30 orang tewas

redaksi.co.id - 3 Wanita muda ledakkan diri di Nigeria, lebih dari 30 orang tewas - Kelompok militan Boko Haram kembali melakukan aksi terornya di Nigeria....

32 0

redaksi.co.id – 3 Wanita muda ledakkan diri di Nigeria, lebih dari 30 orang tewas

– Kelompok militan Boko Haram kembali melakukan aksi terornya di Nigeria. Kali ini, Boko Haram menggunakan bom bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 50 orang dan 114 lainnya luka-luka.Serangan Boko Haram dilakukan di kota Nigeria bagian timur laut Maiduguri dan Madagali. Tiga wanita muda melakukan bom bunuh diri di keramaian sebuah pasar di Madagali Senin pagi waktu setempat. Akibat aksi di pasar ini, 30 orang dinyatakan tewas.”Tiga pelaku bom bunuh diri wanita muda meledakkan bahan peledak, dua dari mereka melakukannya bersama-sama di sebuah pasar di Madagali Senin pagi, menewaskan 30 orang,” kata seorang pejabat lokal, dan satu di sebuah pos pemeriksaan di Maiduguri, di mana satu orang meninggal, dikutip dari CNN, Selasa (29/12).Tidak hanya itu, militan Boko Haram dengan senjata lengkap juga mencoba memasuki kota. Pertempuran dengan tentara Nigeria tak terhindarkan. Menurut Mohammed Kanar, kepala Badan Manajemen Darurat Nasional (NEMA), 21 orang tewas dalam aksi baku tembak ini, 91 lainnya luka-luka. Belum ada laporan, pihak mana yang tewas dari pertempuran tersebut.”Beberapa pemberontak berhasil menyeberang ke Jiddari Polo dan terlibat bentrok pertempuran dengan tentara bersenjata dan bahan peledak,” kata Usman Bala yang membantu melawan Boko Haram.Menurut saksi mata, Goni, pertempuran berlangsung selama hampir dua jam. “Hal ini memaksa kita untuk meninggalkan rumah kita dalam ketakutan,” kata Goni.Beberapa jam kemudian, seorang perempuan remaja kembali meledakkan diri. Setidaknya satu orang tewas dan tujuh orang lainnya luka dalam serangan yang dilakukan di sebuah pos pemeriksaan di Maiduguri pinggiran Kushari.”Pembom bunuh diri bercampur dengan kerumunan dan meledakkan bom-nya,” jelas seorang warga Kushari yang tak mau disebutkan namanya.

(red/ega/wi/riesta/VDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!