Jasa Marga Reguk Untung Saat Libur Natal

158

redaksi.co.id – Jasa Marga Reguk Untung Saat Libur Natal

PT Jasa Marga Tbk (JMSR) mencatat adanya peningkatan pendapatan saat puncak libur panjang yang terjadi pada 23 Desember 2015.

Direktur Operasi PT Jasa Marga Cristanto Priyambodo mengatakan, kenaikan terjadi pada ruas tol yang mengalami kepadatan lalu lintas seperti Cikarang Utama yang menjadi gerbang kendaraan menuju Cikampek dan Bandung.

“Kenaikan 4,5 persen. Gerbang Tol Cikarang pada hari biasa kontribusinya Rp 1,5 miliar, kalau libur Rp 2,5 miliar sampai 2,7 miliar,” kata Cristanto, di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta, Rabu (30/12/2015).

Cristanto menambahkan, ruas tol lain yang mengalami peningkatan pendapatan adalah Jakarta, Bogor dan Ciawi (Jagorawi). Peningkatan mencapai 20 persen dari pendapatan normal sekitar Rp 1,7 miliar.

Dia menuturkan, kenaikan pendapatan pada puncak arus lalu lintas saat libur natal tidak signifikan. Sebab, setelah terjadi kemacetan, arus lalu lintas menurun.

“Peningkatan pendapatan secara keseluruhan tidak signifikan. Misalnya, di Gerbang Tol Cikarang Utama, setelah tanggal 24 Desember turun,” terangnya.

Puncak arus balik

Sementara itu Direktur Utama Jasa MargaAdityawarman memperkirakan puncak arus balik liburan terjadi pada 2 dan 3 Januari 2016. Saat itu peningkatan kendaraan diprediksi mencapai 5 persen atau 521.722 unit dari lalu lintas normal.

“Volume lalu lintas transaksi pada saat arus balik di gerbang utama (jalan tol) diperkirakan mencapai 521.722 kendaraan,” kata dia.

Aditya menyebut gerbang utama jalan tol tersebut, yaitu gerbang Tol Cikarang Utama diprediksi arus balik sebesar 186.202 kendaraan atau meningkat 26,44 persen dari lalu lintas normal.

Berikutnya, di gerbang Tol Cimanggis diprediksi laju arus balik sebesar 164.570 kendaraan atau meningkat 3,11 persen dari lalu lintas normal.

Selain itu, di gerbang Tol Karang Tengah diprediksi arus balik sebesar 170.950 ribu kendaraan atau malah menurun 10,88 persen dari lalu lintas normal.

Untuk mengatasi penumpukan kendaraan di gerbang tol, Jasa Marga akan membuka seluruh gerbang tol.

“Yang jadi penghambat Cikarang Utama adalah jumlah gardu yang tersedia 21. Tujuh (gardu) untuk kendaraan kecil, 14 untuk kombinasi dengan truk. Karena truk dilarang, gardu bisa dimanfaatkan kendaraan kecil,” ujar Adityawarman. (Pew/Ndw)

(red/uhammad/irmansyah/MF)

loading...

Comments

comments!