Turbulensi Parah Melanda Pesawat Air Canada, 21 Orang Cedera

202

redaksi.co.id – Turbulensi Parah Melanda Pesawat Air Canada, 21 Orang Cedera

Guncangan hebat atau turbulensimelanda pesawat Toronto, Air Canada. Penerbangan dari China itu membuat para penumpangnya takut bukan kepalang.

Selimut yang menutupi badan penumpang berterbangan, minuman soda kaleng mendarat di atas sebuah kompartemen yang berada di atas kepala.Demikian gambaran di dalam Boeing 777-300ER oleh penumpang pesawat AC088 yang dialihkan ke Calgary pada Rabu 30 Desember sore, saat turbulensi di penerbangan dari Shanghai.

“21 penumpang dirawat di rumah sakit,” kata para pejabat seperti dikutip dari CNN, Kamis (31/12/2015). Kebanyakan mengalami trauma atau benturan di leher atau punggung.

Untung, tak satu pun dari korban cedera dalam kondisi parah atau mengancam jiwa.

“Beruntung tak ada yang mengalami cedera serius,” ucap juru bicara layanan kesehatan Calgary Zone, Stuart Brideaux seraya menambahkan bahwa 3 penumpang anak-anak juga sudah dipindahkan dari pesawat tersebut.

Penumpang lainnya, Gord Murray mengatakan kepad CBC News, turbulensi di pesawat saat itu bisa saja jauh lebih buruk.

“Mengerikan… tapi semua kru sangat profesional. Mereka bisa menanganginya dengan baik. Semua orang berusaha keras tetap tenang,” tutur Murray.

“Itu turbulensi paling parah yang pernah aku rasakan…,” jelas Murray yang terbang untuk keperluan bekerja.

Para wisatawan mengatakan kru telah memperingatkan penumpang akan terjadi turbulensi. Sehingga kondisi di dalam kapal terbang masih terkendali.

“Mereka pandai berkomunikasi,” tutur Murray yang sedianya akan mendarat di Edmonton, Alberta.

Sejauh ini para penumpang tidak tahu di mana lokasi pasti terjadi turbulensi, pihak Air Canada pun belum memberikan rincian lebih lanjut. Kendati demikian, tim medis profesional pada penerbangan itu membantu para korban luka.

“8 penumpang mengalami luka yang tak membahayakan jiwa, 13 lainnya dirawat di rumah sakit untuk observasi. Beberapa dari yang dibawa ke rumah sakit dipulangkan keesokan hari,” ungkap pihakAir Canada.

Saat ini sebuah penyelidikan sedang berlangsung. Sementara tim lainnya membantu penumpang yang terkena dampak turbulensi untuk dialihkan penerbangan penerbangannya.

Pesawat itu membawa 332 penumpang dan 19 awak.

“Fokus kami saat ini kepada para penumpang yang terluka dalam insiden itu, dan penumpang lain di pesawat yang mengalami trauma,” katachief operating officer Air Canada,Klaus Goersch.

(red/udianto/R)

loading...

Comments

comments!