Pengusaha Minta Rupiah Tak Masuk Komponen Penentuan Tarif Listrik

redaksi.co.id - Pengusaha Minta Rupiah Tak Masuk Komponen Penentuan Tarif Listrik Pengusaha menilai skema penentuan tarif listrik yang ditetapkan oleh pemerintah dengan nilai tukar rupiah terhadap...

20 0

redaksi.co.id – Pengusaha Minta Rupiah Tak Masuk Komponen Penentuan Tarif Listrik

Pengusaha menilai skema penentuan tarif listrik yang ditetapkan oleh pemerintah dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu komponen yang digunakan dalam perhitungan tarif tersebut tidak tepat.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani mengatakan, hal ini dinilai tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah yang tengah menggalakan penggunaan rupiah dalam setiap transaksi di dalam negeri.

“Pengunaan kurs rupiah menurut saya tidak pas karena dikaitkan dengan dolar. Katanya kita mau pakai rupiah semua. Kalau kita mau menggalakkan menggunaan rupiah ya rupiah, ini jadi tidak pas,” ujar dia di Jakarta, Sabtu (2/1/2016).

Selain itu, karena memperhitungkan kurs rupiah seperti saat ini, tarif baru yang ditetapkan oleh pemerintah per 1 Januari 2016 juga tidak bisa diturunkan secara signifikan. Padahal harga minyak dunia yang dijadikan bahan bakar dari pembangkit listrik tengah turun drastis.

Dengan tarif listrik yang ditetapkan oleh pemerintah seperti saat ini, lanjut Haryadi, dirinya pesimistis industri di dalam negeri akan mampu bersaing di era pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Kalau dari segi industri kita bandingkan dengan negara lain, kalau dihitung pakai dolar berarti tarif kita sekitar 12 sen, tapi negara lain bisa 6 sen-8 sen. Ke depan harus diambil kepentingan industri agar daya saing kita jadi lebih baik,” tandas Haryadi.

(red//ainuddin/MZ)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!