Sering Ditertibkan Aparat, Pengamen Demo DPRD

344

Tuban – redaksi.co.id, Puluhan pengamen yang tergabung dalam Paguyuban Pengamen Ronggolawe Kabupaten Tuban, Jumat (27/2) siang, menggelar aksi demo di gedung DPRD setempat. Mereka mengeluhkan dan mengadukan adanya larangan terhadap para pengamen di terminal atau di dalam bus.

Tanpa orasi, mereka hanya membentangkan spanduk tuntutan dan seruan moral. Mereka juga bernyanyi dan berjoget bersama, diringi alat musik, seperti gitar dan kendang. Praktis pemandangan ini, menarik perhatian dan menghibur aparat keamanan yang menjaga gedung wakil rakyat tersebut.

Sayangnya, aksi mereka tidak ditemui oleh wakil rakyat sama sekali, karena seluruh anggota dewan melakukan kunjungan kerja ke Bali dan Jakarta. Salah satu perwakilan pendemo hanya ditemui sekretaris dewan. Itu pun aspirasi pengamen hanya bisa ditampung dan akan disampaikan kepada anggota dewan.

Para pendemo tersebut menuntut kepada angota dewan untuk membuat payung hukum yang bisa melindungi mereka dari jeratan tindak pidana ringan.

“Sebab, keberadaan pengamen sering dianggap mengganggu ketertiban umum sehingga sering kali ditertibkan oleh aparat yang berwenang. Bahkan, perlengkapan mengamen mereka disita petugas dan tidak dikembalikan. Padahal, mereka mengamen untuk mencari nafkah,” kata Yon Prayogi Korlap Demo Pengamen

Karena belum ada tanggapan dan solusi dari pihak dewan, akhirnya para pengamen membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.(pul)

loading...

Comments

comments!