Amien Rais Nilai Reshuflle Tak Diperlukan Bila Hanya Tambal Sulam

redaksi.co.id - Amien Rais Nilai Reshuflle Tak Diperlukan Bila Hanya Tambal Sulam Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menilai reshuffle kabinet tidak berguna bila hanya dilakukan...

25 0

redaksi.co.id – Amien Rais Nilai Reshuflle Tak Diperlukan Bila Hanya Tambal Sulam

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menilai reshuffle kabinet tidak berguna bila hanya dilakukan untuk tambal sulam.

Menurut Amien, yang perlu diperbaiki meningkatkan sistem pemerintahan.

“Kalau cuma reshuflle itu tambal sulam, itu cuma mungkin bongkar pasang untuk kedua kali. Belum tentu menyembuhkan,” kata Amien Rais di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/1/2016).

“Apalagi kalau reshuffle sering terjadi sementara kita tidak punya strong leadership yang kuat, itu nanti hanya seperti angin lewat saja. Tidak sungguh-sungguh membawa perubahan,” tambahnya.

Mantan Ketua MPR itu mengingatkan Indonesia memiliki tantangan yang besar yakni menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Dimana barang-barang akan masuk tanpa tarif.

Begitu pula dengan investasi serta tenaga ahli dan buruh yang membanjiri Indonesia.

“Kita jelas akan terancam. Jadi kemungkinan buruh-buruh kita akan lebih banyak menganggur, petani kita mungkin tak bisa jual padi karena padi Vietnam lebih murah,” kata Amien.

Amien pun meminta Presiden Joko Widodo meningkatkan kewaspadaan sebab Indonesia mungkin kalah skill, modal dan etos kerja.

Menurutnya, persoalan itu dapat dihadapi dengan kebersaman sehingga sebaiknya tak ada lagi upaya memecah kekuatan politik.

Amien lalu mengusulkan agar Jokowi-JK sebagai pimpinan nasional, bersedia duduk bersama dan mengundang semua elemen bangsa.

“Undang semua elemen penting dari bangsa ini. Panggil pimpinan teras TNI, Polri, ketua lembaga tinggi, pimpinan partai besar yang lolos, undang tokoh agama, tokoh intelektual, pemred-pemred media besar.”

“Kalau perlu LSM yang Merah Putih dan setia kepada bangsa dan negara. Kemudian digelar pertemuan di meja itu, bicara masalah apa saja yang kita hadapi. Baru kita bicara reshuffle, perubahan, dan lain-lain,” katanya.

(red/uhammad/irmansyah/MF)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!