Ferrari Debut IPO di Milan, Sahamnya Dijual Rp 648 Ribu/Lembar

redaksi.co.id - Ferrari Debut IPO di Milan, Sahamnya Dijual Rp 648 Ribu/Lembar Raksasa otomotif asal Italia, Ferrari kembali melantai di bursa untuk kedua kalinya. Dengan debut...

23 0

redaksi.co.id – Ferrari Debut IPO di Milan, Sahamnya Dijual Rp 648 Ribu/Lembar

Raksasa otomotif asal Italia, Ferrari kembali melantai di bursa untuk kedua kalinya. Dengan debut yang dilakukan di bursa saham Milan, Italia, Ferrari kini benar-benar bercerai dengan Fiat Chrysler Automotive (FCA).

FCA pada Oktober, melepas 10 persen kepemilikan sahamnya ke New York Stock Exchange. Kala itu, nilai sahamnya itu mencapai US$ 893 juta atau setara Rp 12,3 triliun.

Atas dasar itu, FCA pun tergiur. Mengingat, grup itu perlu dana besar untuk mengembangkan bisnis unit yang lain, termasuk Fiat, Jeep, dan Alfa Romeo.

Kini, seluruh saham Ferrari dijual ke publik dan secara otomatis Ferrari tak lagi berkaitan dengan FCA dan akan berada di bawah kontrol perusahaan Exor Spa dan Pierro Ferrari.

Sebanyak 80 persen saham telah melantai di bursa terbesar di Italia. Sementara Pierro Ferrari masih mempertahankan 10 persen kepemilikan saham.

Dilansir dari Bloomberg, Rabu (6/1/2015), kini perusahaan Marchionne senilai 48 miliar euro ini akan fokus dan terlepas dari lini bisnis Fiat Chrysler.

“Fiat Chrysler sekarang punya cakupan aktivitas yang lebih jelas,” ujar Chairman FCA, John Elkann. “Sekarang kami punya rencana ambisius ke depan,” imbuh dia.

Banyak keraguan yang muncul apa Marchionne mampu mencapai targetnya, termasuk meningkatkan pengiriman hingga 50 persen di 2018.

Fiat Chrysles turun 2 persen ke level 8,40 euro pada 3 Januari lalu 12.53 waktu Milan, membuat perusahaan bernilai 10,8 miliar euro. Sementara Ferrari diperdagangkan pada level 43,49 euro, membuat perusahaan memiliki nilai 8,2 miliar euro.

“Investor khawatir nilai saham Fiat Chrysler akan berada pada level lebih rendah tanpa ‘mahkotanya’,” ujar Strategist IG Group di Milan, Vincenzo Longo.

Demi meyakinkan investor, Marchionne menempatkan pabrik supercar tersebut sebagai pembuat produk high-end daripada automaker. Divisi supercar terhitung 12 persen dari keuntungan Fiat Chrysler sebeum bunga dan pajak di 2014. (Zul/Nrm)

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!