5 Film Indonesia Berhasil Menyaingi Film Hollywood

redaksi.co.id - 5 Film Indonesia Berhasil Menyaingi Film Hollywood Industri perfilman nasional berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan turut bertengger menyaingi film-film Hollywood."Ada lima film Indonesia yang...

15 0

redaksi.co.id – 5 Film Indonesia Berhasil Menyaingi Film Hollywood

Industri perfilman nasional berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan turut bertengger menyaingi film-film Hollywood.

“Ada lima film Indonesia yang memperoleh jumlah penonton terbanyak,” ujar Ketua Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APFI), Chand Parwez pada Sabtu, 9 Januari 2016.

Parwez mengatakan, kelima film tersebut di antaranya adalah film Single, Bulan Terbelah di Langit Amerika, Ngenest, Negeri Van Oranje, dan Sunshine Become You.

Kata Parwez, film-film itu berhasil menyaingi salah satu film Box Office Bioskop, Star Wars.

Menurut dia, hingga awal minggu pertama Januari 2016 ini saja lima produksi APFI itu telah tembus 3,2 juta penonton.

Data itu dirinci dari film Single sebanyak 1,2 Juta Penonton, Bulan Terbelah di Langit Amerika sebanyak 900 ribu, Ngenest 400 ribu, Sunshine Become You 300 ribu, dan Negeri Van Oranje 400 ribu penonton.

Kata dia, hasil ini sangat membanggakan dan membuktikan bahwa film tanah air berkualitas dan tak kalah bersaing dengan industri perfilman Hollywood. Terbukti kalau kita berkarya dengan baik, pasti bisa membuat film berkualitas,” kata dia.

Parwez mengklaim bahwa jumlah penonton saat ini diperkirakan tembus mencapai 3,5 juta penonton. Karena itu dia mengisyaratkan agar tidak perlu mengimpor film. Apalagi produktivitas film nasional telah lebih baik.

Hal ini juga menyikapi dari rencana untuk mencabut dana negatif investasi bioskop. Kata dia, industri perfilman harus menghadapi masalah itu dengan meningkatkan produktivitas. “Memang kami tidak melihat bahwa film itu sebagai cagar budaya yang harus dilindungi.”

Dia berharap agar industri perfilman tak perlh takut dengan adanya persaingan yang kian terbuka. Saat ini persoalannya sudah sangat jelas, bukan berada di pihak bioskop atau masyarakat. Justru, kata dia, sineas harus berubah dengan menghasilkan karya film yang lebih bermutu.

“Tak perlu takut untuk bersaing. Jika memang filmnya bagus, bermutu dan oke, pasti akan banyak ditonton oleh masyarakat.” Pemilik Starvison ini berharap hasil baik di sepanjang tahun 2016 ini. “Semoga industri film Indonesia lebih kreatif, kata dia.

(red/usland/argarito/RM)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!