Ini Video Klip Terakhir David Bowie yang Diunggah di YouTube

283

redaksi.co.id – Ini Video Klip Terakhir David Bowie yang Diunggah di YouTube

– Meninggalnya penyanyi legendaris David Bowie meninggalkan duka yang mendalam bagi dunia.

Video klip terakhir yang diunggah di YouTube melalui akun resmi DavidBowieVEVO 4 hari sebelum meninggal mendadak banyak dikunjungi netizen.

Selain itu melalui kolom komentar sebagian besar mengungkapkan kepedihan.

Bahkan ratusan netizen mengaku tak bisa menahan airmata dan kesedihan.

Akun Avi p misalnya ia menulis,” Please someone tell me its not true, I cant stop crying.”

Senada akun dengan nama Karine Matos juga merasa sangat kehilangan David Bowie

I can’t believe. Omg. I’m crying so much.” Tulis Karine.

Akun lainnya mengungkapkan kalau David Bowie seolah tahu kalau ia akan meninggal dan terciptalah lagu ini.

Still can’t believe he uploaded this video just 3 days back and now he’s gone. He knew he was about to die. What a genius! What a loss to the world! Rest in peace legend.

Tulis Imran Nazir.

Meski demikian ia dikritik oleh netizen soal waktu jeda hari, Imran menulis 3 hari padahal yang benar 4 hari.

Yeah whatever. It’s sad anyways,” jawab Imran.

Hingga berita diunggah, video klip Lazarus ditonton 1.973.007 kali padahal baru 4 hari diunggah.

Tak berbeda penilaian netizen, mengutip dari Kompas.com, cuplikan lirik lagu berjudul “Lazarus” itu dinilai menunjukkan ungkapan hati David Bowie menjelang ajalnya.

Bowie mungkin saja sadar tubuhnya telah dikalahkan oleh kanker sehingga beberapa minggu lalu, pada pertengahan Desember, Bowie mengeluarkan single berisi berita kematiannya.

‘Lazarus’ sejatinya bukan sekadar single.

Bowie juga menulisnya sebagai bagian dari drama musikal Broadway yang dipentaskan pada pertengahan Desember lalu.

‘Lazarus’ berkisah soal tokoh bernama Major Tom Newton, tokoh yang juga dimunculkan Bowie dalam Man Who Fell To Earth tahun 1976.

Major Tom dalam Lazarus diceritakan menjadi tua dan kesepian selama bertahun-tahun tinggal di Bumi, dan berharap bisa pulang ke planet asalnya.

Dalam kaitan dengan penyakit kanker yang diderita Bowie selama 18 bulan terakhir, ‘Lazarus’ dianggap memiliki arti lain.

Karya itu dianggap sebagai swan song sang musisi, atau karya terakhir seseorang sebelum dia pergi.

Bowie lahir pada tanggal yang bersamaan dengan ulang tahun Elvis Presley, 8 Januari 1947.

Ia lahir dengan nama David Robert Jones.

Beberapa tahun kemudian, saat memulai kariernya sebagai artis, ia menggunakan nama Bowie supaya orang tidak keliru antara dirinya dan Monkee Davy Jones.

Namun, soal perubahan nama ini, Bowie pernah berujar, “My real name is David Jones and I don’t have to tell you why I changed it.

Matanya

Selain karya-karyanya, ada sesuatu yang menarik soal Bowie.

Coba lihat foto-fotonya, Anda akan menemukan bahwa dua bola matanya berbeda warna; aneh, tetapi justru membuatnya menawan.

Konon perbedaan warna itu bukan bawaan seperti heterochromia umumnya, melainkan karena disebabkan oleh perkelahian dengan temannya, George Underwood, karena berebut perempuan.

Matanya terhantam saat ia berusia 15 tahun, dan pupilnya menjadi berbeda warna.

Underwood pada kemudian hari bukan menjadi musuh Bowie.

Ia menjadi sahabatnya. Ia bahkan merancang beberapa sampul album Bowie.

Bowie, yang sejak usia 12 tahun sudah bermain saksofon, mengeluarkan album pertamanya, David Bowie, tahun 1967.

Pada tahun yang sama, ia juga mengeluarkan single berjudul “The Laughing Gnome“. Single ini dikritik sebagai lagu terburuk yang pernah ia rekam.

Uniknya, saat Bowie meminta penggemarnya memilih lagu yang akan dimainkan dalam tour tahun 1990, “The Laughing Gnome” adalah nomor yang paling banyak diminta.

Meski begitu, Bowie justru tidak memainkannya. (*)

(red/usland/argarito/RM)

loading...

Comments

comments!