Astaga! Loyang Kue dengan Tutup Berlafaz Alquran Beredar di Depok

redaksi.co.id - Astaga! Loyang Kue dengan Tutup Berlafaz Alquran Beredar di Depok Loyang kue berlafazkan Alquran ditemukan dijual di sejumlah pedagang di Pasar Depok Lama, Pancoran...

24 0

redaksi.co.id – Astaga! Loyang Kue dengan Tutup Berlafaz Alquran Beredar di Depok

Loyang kue berlafazkan Alquran ditemukan dijual di sejumlah pedagang di Pasar Depok Lama, Pancoran Mas, Depok, Senin (11/1/2016) malam.

Temuan ini pertama kali dilaporkan salah seorang warga, Abdurohim (45) secara tidak sengaja.

Ia menemukan loyang kue dengan tutup berlafaskan tafsir Alquran dijual di Toko Harapan Baru di Pasar Depok Lama, Depok.

Atas temuan tersebut Abdurohim langsung melaporkannya ke polisi.

Abdurohim mengatakan dirinya tidak sengaja menemukan loyang penutup kue cubit dan kue pancong berlafaz Alquran, saat ingin membeli perabot rumah tangga di Pasar Depok Lama, Senin pukul 15.30.

Melihat hal itu, Abdurohim langsung memberitahukan dan melaporkannya ke polisi.

“Sebagai muslim jelas saya merasa terhina. Karenanya saya laporkan ke polisi,” kata dia, Senin malam di Mapolresta Depok.

Menurutnya sedikitnya ada enam penutup loyang kue pancong yang isinya berlafazkan tafsir Alquran.

“Jelas sekali isi tafsir tersebut. Yakni mengenai penjelasan mengenai sifat Ar Rahman dan Ar Rohim,” kata Abdurohim.

Bahkan, setelah dipelajari, lafaz tafsir Alquran tersebut mirip dengan kitab Fathul Wahab di halaman 143.

“Isinya sama dengan kitab Fathul Wahab,” ujar dia.

Mendapat laporan itu, aparat Polresta Depok bersama Abdurohim langsung kembali ke penjual loyang dimaksud.

Polisi menyita satu kardus loyang yang berlafaz tafsir Alquran.

Loyang yang dimaksud berbentuk kotak untuk membuat kue pancong dan kue cubit.

“Sebagai orang Muslim saya tidak terima ada lafaz Alquran di loyang kue. Ini menghina umat Islam, sama seperti terompet, sendal, atau celana yang ada lafaz Alqurannya,” katanya.

Karenanya Abdurohim meminta polisi mengusut tuntas kasus ini.

Serta berharap pihak terkait memastikan tidak ada loyang tersebut dijual di tempat lain.

Kapolresta Depok Kombes Dwiyono meminta seluruh masyarakat di Depok tidak terprovokasi oleh kasus berbau penghinaan agama seperti ini.

Menurutnya, kasus ini sudah ditangani pihaknya dan akan diselidiki sampai tuntas.

“Kami tangani dan akan selidiki hingga tuntas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Depok Komisaris Teguh Nugroho mengatakan polisi sudah memeriksa saksi dan juga masih memeriksa penjaga atau pemilik toko yang menjual loyang berlafaz Alquran tersebut.

“Kami juga akan mencari pembuat loyang tersebut,” kata Teguh.

Menurutnya, pihaknya sudah menyita satu dus loyang untuk diamankan sebagai barang bukti. (Budi Sam Law Malau)

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!