Izin Belum Lengkap, Proyek Kereta Cepat Bisa Molor

redaksi.co.id - Izin Belum Lengkap, Proyek Kereta Cepat Bisa Molor Kementerian Perhubungan telah memberikan izin trayek kereta cepat. Namun, perizinan tersebut masih belum lengkap jika ingin...

11 0

redaksi.co.id – Izin Belum Lengkap, Proyek Kereta Cepat Bisa Molor

Kementerian Perhubungan telah memberikan izin trayek kereta cepat. Namun, perizinan tersebut masih belum lengkap jika ingin segera melakukan ground breaking pada 21 Januari 2016 mendatang.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyebutkan ada dua izin yang belum diserahkan kepada Kementerian Perhubungan, yakni izin analisis dampak lingkungan (Amdal) dan izin pembangunan. Untuk pengkajian amdal sendiri masih berada di Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH).

“Kalau sudah lengkap pasti saya kasih persetujuan,” ujar Jonan di komplek DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (13/1/2016).

Jonan pun tak bisa memastikan apakah target pembangunan kereta cepat tepat waktu atau tidak. Pasalnya saat pengujian Amdal, harus disesuaikan antara Kementerian KLH dengan lahan yang akan dibebaskan oleh PT Kereta Api Cepat Indonesia China (PT KCIC).

“Tunggu sampai amdalnya positif baru saya kasih izin,” ungkap Jonan.

Jonan menambahkan selain masalah administratif, jika tidak ada izin amdal proyek kereta api cepat tidak akan mendapat izin pembangunan.

“Yang lain administratif bisa dipenuhi. Kalau izin pembangunan tidak bisa karena izin Amdalnya belum ada,” kata Jonan.

Sebelumnya diberitakan tribunnews.com, PT KCIC sudah memberikan setoran Rp 1,25 triliun sebagai bukti modal awal dan izin trayek kereta Jakarta-Bandung.

(red/ijayanto/W)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!