Rossi: Hai Lorenzo, Tolong Hormati Saya!

redaksi.co.id - Rossi: Hai Lorenzo, Tolong Hormati Saya! - Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo akhirnya kembali bersua. Keduanya tampil bersama saat peluncuran Yamaha M1 2016,...

26 0

redaksi.co.id – Rossi: Hai Lorenzo, Tolong Hormati Saya!

Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo akhirnya kembali bersua. Keduanya tampil bersama saat peluncuran Yamaha M1 2016, motor yang akan digunakan tim Movistar Yamaha untuk musim balap 2016, di Barcelona, Spanyol, Senin (18/1) waktu setempat.

Pertemuan kedua pebalap ini menjadi sorotan media massa di Eropa, setelah perselisihan yang meruncing di antara mereka di akhir musim balap 2015 lalu.

Saat itu Rossi gagal memenangkan gelar juara dunia ke-10, setelah Lorenzo finis di posisi pertama di GP Valencia. Sementara Rossi yang memulai balapan dari posisi buncit, hanya bisa finis di posisi keempat.

Kedua pebalap ini kemudian melewatkan liburan musim dingin, Natal dan tahun baru tanpa saling bertegur sapa. Tak heran pertemuan di Barcelona kemarin menjadi sorotan.

Acara peluncuran motor kemarin sendiri sebenarnya lebih banyak didominasi dengan sesi foto. Rossi dan Lorenzo digiring para jurnalis untuk mendapatkan sudut yang baik dalam menghasilkan gambar. Tetapi bagaimana interaksi kedua pembalap satu sama lain?

Usai sesi foto, bos tim Yamaha, Lin Jarvis mengajak kedua pebalapnya itu duduk untuk melayani pertanyaan para jurnalis. Jarvis duduk di tengah-tengah kedua pebalap yang hubungannya sedang tidak bagus itu.

Nah, saat diberikan kesempatan bicara, Rossi pun meluapkan unek-uneknya. Di hadapan Lorenzo,Jarvis, dan para awak media, Rossi lantas menuding rekan setimnya itu tidak menaruh rasa hormat kepadanya.

Padahal, kata Rossi, dia selalu menghormati Lorenzo. “Saya selalu menghormati Lorenzo, tapi dia kurang menghormati saya. Mari kita berharap hal itu akan saling terjadi di musim 2016,” ucap Rossi seperti dilansir Yahoo Sport.

Saat Rossi berbicara, Jarvis memperhatikan pebalapnya itu dengan sangat seksama. Sementara Lorenzo duduk dengan tumpang kaki sambil membuang pandangannya jauh menerawang.

Meski masih kesal, namun Rossi berjanji akan berusaha melupakan masa lalu itu dan tampil bersama timnya dengan cara yang profesional. “Tahun 2015 adalah masa lalu. Mulai hari ini kami memulai musim baru dari awal,” kata Rossi dikutip Crash.

Setelah Rossi meluapkan unek-uneknya, giliran Lorenzo yang diberi kesempatan berbicara. Lorenzo pun kemudian menyangkal semua anggapan yang menyebut dirinya telah menebar permusuhan dengan rekan satu timnya sendiri.

Menurut pebalap Spanyol itu, semua pebalap di lintasan patut dihormati. “Saya memiliki banyak rasa hormat untuk semua pebalap di lintasan, cepat atau lambat,” kata Lorenzo dikutip Crash, Senin (18/1).

Lorenzo juga menegaskan dirinya tak pernah berkonspirasi dengan Marc Marquez untuk menggagalkan Rossi menjadi juara dunia. Menurut Lorenzo, justru rekannya itu yang dinilai sudah tidak lebih cepat dari para pebalap muda, sehingga kehilangan momentumnya menjadi juara dunia untuk yang ke-10 kalinya.

“Dia tahu bahwa kehilangan kesempatan untuk memenangkan kejuaraan dunia kesepuluh kalinya pasti sulit diterima menerima. Sudah jelas sekarang ada pebalap muda yang jauh lebih cepat,” tegas Lorenzo. “Tak kan ada komentar dari kontroversi ini jika ia bisa lebih cepat dari Marc, saya, dan memenangkan lebih banyak podium,” pungkasnya.

Setelah Rossi dan Lorenzo saling mengungkapkan unek-unek mereka, Jarvis lantas meminta Rossi dan Lorenzo untuk meninggalkan rivalitas yang melenceng lepas dari jalurnya. Jarvis berharap kedua pebalap itu memegang teguh prinsip sportivitas saat bersaing di lintasan.

(red/ega/wi/riesta/VDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!