Jalan Hancur, Warga Bohar Kecam Proyek Perumahan

Sidoarjo - redaksi.co.id, Pembangunan proyek perumahan di kawasan Wage, mendapat kecaman warga lantaran akses jalan di Desa Bohar, Kecamatan Taman, Sidoarjo mengalami rusak parah.Pasalnya, hampir...

38 0

Sidoarjo – redaksi.co.id, Pembangunan proyek perumahan di kawasan Wage, mendapat kecaman warga lantaran akses jalan di Desa Bohar, Kecamatan Taman, Sidoarjo mengalami rusak parah.

Pasalnya, hampir setiap hari puluhan dump truk yang mengangkut material pembangunan, kerap melintas. Sehingga, beban jalan menjadi ambles. Beberapa aspal pun hancur.

Aksi protes mulai dilakukan warga sejak pagi (1/3). Ratusan warga melurug kantor Kelurahan Desa Bohar. Sebagai bentuk protes, warga memblokir akses tersebut dengan batu-batu besar. Beberapa warga pun berupaya memblokir jalan dengan kendaraan bermotor roda dua. Selain itu, spanduk berisi protes dan kecaman keras terhadap pengembang dan Lurah juga ditujukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek pembangunan perumahan tersebut mulai dilakukan sejak akhir tahun kemarin.  Kondisi kerusakan jalan juga mulai terjadi sejak tiga bulan terakhir. “Warga juga memprotes ke Pemkab Sidoarjo. Namun tidak ada tanggapan,” kata Talenta Banyu Aji, salah seorang warga Bohar.

Diduga, ada keterlibatan instansi terkait menyoal perijinan digunakannya akses jalan Bohar. Sebab, akses material  proyek perumahan ini bisa melalui kawasan Desa Masangan, Wage. Namun, justru Desa Bohar yang mengalami imbasnya.

Sejatinya, pengembang  perumahan sudah memberi kompensasi atas kerusakan. “Pada awalnya iya, tapi jalan belum rusak parah. Namun, begitu hancur jalannya gak ada perhatian. Begitu juga Pemkab,” terang Joko, salah seorang warga lainnya.

Namun, Joko menduga ada main mata antara pihak kecamatan dengan beberapa orang suruhan dari pengembang. “Ganti ruginya juga gak jelas. Faktanya, jalan tambah ajur gak karu-karuan begini,” terangnya dengan nada jengkel.

Hingga berita ini diturunkan, protes warga masih berlangsung. Pihak Kelurahan Desa Bohar dibantu kepolisian tengah melakukan mediasi dengan perwakilan warga.(ern)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!