Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi 2019

redaksi.co.id - Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi 2019 Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) hadir pada acara groundbreaking Proyek Kereta Cepat (High Speed Railway/HSR) Kerjasama Indonesia-Tiongkok serta...

17 0

redaksi.co.id – Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi 2019

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) hadir pada acara groundbreaking Proyek Kereta Cepat (High Speed Railway/HSR) Kerjasama Indonesia-Tiongkok serta Pengembangan Sentra Ekonomi Koridor Jakarta-Bandung di Perkebunan Mandalawangi Maswati, Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (21/1/2015)

Turut hadir dalam acara ini antara lain: Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, para menteri Kabinet Kerja, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok, Gubernur Provinsi Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Muspida Provinsi Jawa Barat.

Tak hanya itu, para direksi BUMN yaitu PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JMSE), dan PTPN VIII, dan direksi dan anggota Konsorsium Kereta Cepat Indonesia (KCIC).

Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo menjelaskan, proyek kereta cepat (High Speed Railway/HSR) kerjasama Indonesia-Tiongkok serta pengembangan Sentra Ekonomi Koridor Jakarta-Bandung ini merupakan tindak lanjut dari dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) No. 107/2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Api Cepat antara Jakarta dan Bandung pada 6 Oktober 2015.

Adapun kepemilikan saham KCIC secara terperinci,yaitu 40 persen dimiliki oleh Chinga Railway International Co. Ltd., sedangkan 60 persen dimiliki PSBI yang merupakan gabungan dari WIKA dengan komposisi penyertaan saham 38 persen; KAI 25 persen; PTPN VIII 25 persen, dan JSMR 12 persen.

“Proyek ini rencananya berlangsung selama 36 bulan kalender kerja untuk pekerjaan kontruksi hingga akhir 2018 dan diharapkan dapat beroperasi pada 2019,” kata Bintang, Kamis (21/1/2016).

Adapun lingkup pekerjaan WIKA dalam konsorsium adalah pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal & elektrikal serta lanskap.

Kereta cepat Jakarta-Bandung akan menghubungkan empat stasiun yaitu: Halim, Karawang, Walini dan Tegalluar (tidak jauh dari kawasan Gedebage) yang nantinya akan menjadi pusat pemerintahan Kota Bandung- sepanjang 140,9 kilometer (km).

(red/ahyu/etyo/armawan/WSD)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!