Media Inggris Sebut Pembunuhan Mirna Misterius Seperti Kisah dalam Novel "Agatha Christie"

redaksi.co.id - Media Inggris Sebut Pembunuhan Mirna Misterius Seperti Kisah dalam Novel "Agatha Christie" Kasus kematian sosialita Jakarta, Wayan Mirna Salihin (27) mendapat perhatian dari media...

75 0

redaksi.co.id – Media Inggris Sebut Pembunuhan Mirna Misterius Seperti Kisah dalam Novel "Agatha Christie"

Kasus kematian sosialita Jakarta, Wayan Mirna Salihin (27) mendapat perhatian dari media massa luar negeri seperti Daily Mail yang berbasis di Inggris serta news.com.au dari Australia.

Hari ini, Kamis (21/1/2016), Daily Mail dalam ulasannya menulis bahwa kasus ini membuat penasaran publik dengan racun sianida yang dituang ke dalam kopi yang diminum Mirna di sebuah cafe di Jakarta 6 Januari 2016 lalu.

Racun sianida yang membuat Mirna meninggal dunia bikin publik penasaran, siapa gerangan pembunuhnya.

Sebab sampai hari ini, polisi belum menetapkan tersangka pelaku pembunuhan.

Misteri kematian Mirna yang diibaratkan kisah-kisah dalam novel “Agatha Christie”.

Dikutip Tribunnews.com dari wikipedia, Agatha Cristie adalah penulis kisah misteri paling terkenal di dunia yang karyanya paling laku sepanjang masa dengan pengecualian William Shakespeare.

Buku-bukunya telah terjual sebanyak lebih dari satu miliar eksemplar dalam bahasa Inggris dan satu miliar lagi dalam 45 bahasa asing (hingga 2003).

Christie menerbitkan lebih dari 80 novel dan sandiwara teater yang kebanyakan merupakan kisah detektif dan kasus misteri.

Dalam setiap ceritanya, Christie selalu menampilkan cerita misteri yang penuh teka-teki namun pada akhirnya teka-teki itu akan terjawab di akhir cerita.

Salah satu karyanya yang terkenal adalah “Pembunuhan Roger Ackroyd”, dikenal luas karena akhir ceritanya yang mengejutkan.

Lebih menarik lagi, media ini menulis bahwa polisi Indonesia telah meminta bantuan Kepolisian Federal Australia (AFP) mengusut kasus itu sebab Mirna dan temannya Jessica Kumala Wongso (27) pernah satu sekolah di Australia.

Jessica menjadi saksi kunci dalam kasus ini karena berada di cafe saat Mirna meninggal usai menyeruput kopi.

Sementara itu media Australia news.com.au menyebut kasus ini meramaikan media di Indonesia dalam beberapa hari terakhir ini.

Diketahui, Mirna dan Jessica pernah kuliah bareng di Billy Blue College of Design Australia dan Swinburne University of Technology, Melbourne.

Dari sana pertemanan mereka berawal hingga kasus kopi sianida ini merenggut nyawa Mirna.

Dan Jessica hadir saat Mirna mengalami keracunan.

(red/ega/wi/riesta/VDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!